TKW di Singapura dan Thailand Juga Jadi Korban Arisan 'Mama Yona'

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Korban penipuan arisan online 'Mama Yona' ternyata merambah sampai ke luar negeri, tepatnya di Singapura dan Thailand, di mana para korbannya mencapai sekitar 70 orang yang seluruhnya merupakan tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pranoto, salah satu kerabat korban yang datang ke Polres Metro Bekasi mengatakan, kakaknya yang kini tengah bekerja di Singapura juga menjadi korban penipuan tersebut.

"Bukan hanya kakak saya aja, tapi banyak juga teman-temannya yang bekerja disana, ikut menitipkan uang di arisan itu," katanya di Polres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018).

Kuasa hukum korban, Manotar Tampubolon dari LBH Patriot, membenarkan adanya puluhan korban yang berada di luar negeri.

"Iya ada juga korban yang tinggal di luar negeri. Saya pun sudah berkomunikasi dengan yang bersangkutan yang tinggal di Singapura," jelasnya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Sejauh ini pihak kuasa hukum masih terus melakukan pendampingan terhadap para korban, sambil menunggu perkembangan dari pihak kepolisian terkait kasus ini.

Sebelumnya, kuasa hukum korban dari LBH Patriot menerangkan, sedikitnya ada 6 orang istri perwira polisi dari luar daerah, ikut menjadi korban arisan Mama Yona. Masing-masing mereka berasal dari Bandar Lampung, Lubuk Pakam, Sumatera Utara (Sumut), Pematang Siantar (Sumut) serta Pangkal Pinang.

Sedangkan seorang lagi merupakan warga Perumahan Narogong Indah, Kota Bekasi, "Ada 6 orang istri perwira polisi dan satu orang istri TNI dari Jogjakarta (Jateng), juga turut jadi korban pelaku. Kami akan terus kawal kasus ini sampai persidangan," pungkas Manotar Tampobolon. 

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.