Cerita Kantor Imigrasi Blitar tentang Paspor TKI Adelina

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dari sejumlah penelusuran, belakangan diketahui bahwa Adelina Lisao, TKI yang meninggal akibat dianiaya majikannya di Malaysia, mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Blitar.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Hal ini dibenarkan Kantor Imigrasi Kelas II Blitar. Paspor atas nama Adelina Lisao diterbitkan pada tanggal 12 Juni 2013 lalu dengan nomor A 4725964.

Informasi yang dihimpun detikcom, paspor Adelina masih berlaku hingga 12 Juni 2018. Paspor inilah yang digunakan perempuan berusia 25 tahun itu untuk berangkat menjadi tenaga kerja wanita di Negeri Jiran Malaysia pada 2015 lalu.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Blitar, Muhammad Akram menjelaskan, pengurusan paspor yang dilakukan oleh Adelina sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Saat itu, Lisao sudah membawa berkas-berkas yang dibutuhkan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang asli, serta surat keterangan yang diperlukan untuk pengurusan paspor seperti akta kelahiran dan ijazah," kata Akram di lansir dari  detikcom di kantornya, Rabu (28/2/2018).

Terkait dugaan pemalsuan data, Akram mengaku masih menunggu konfirmasi dari Dispendukcapil Nusa Tenggara Timur. Sebab, KTP yang digunakan oleh wanita bernama asli Adelina Jemira Sau ini dikeluarkan oleh Dispendukcapil NTT.

Kantor Imigrasi Kelas II Blitar telah menggunakan sistem online dalam pengurusan paspor sejak tahun 2008. Untuk itu muncul dugaan jika Adelia menggunakan biro jasa karena pengurusan sistem online tanpa melihat domisili pemohon.

"Sekarang kita sedang mengumpulkan data terkait dengan penerbitannya paspor saudara Adelina, karena memang mengajukan permohonan melalui biro jasa," ungkapnya.

Kantor Imigrasi Kelas II Blitar kini telah menerapkan aturan bahwa pihak yang mengajukan paspor harus datang sendiri untuk diwawancara petugas. Sesi wawancara ini selain untuk mengetahui kebenaran data yang akurat, juga untuk mengetahui tujuan permohonan pengurusan paspor.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
"Kami sekarang lebih selektif. Kalau berbohong dan digunakan untuk menjadi tenaga kerja ilegal, kami akan tahu dari gesturnya saat wawancara, sehingga paspornya tidak kami terbitkan," tegasnya.

Imigrasi Blitar sendiri telah menolak 285 permohonan paspor di tahun 2017. Penolakan ini terkait adanya indikasi pengiriman TKI ilegal ke luar negeri.

Sebelumnya diberitakan, Adelina Lisao, pekerja migran asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur dilaporkan meninggal dunia di Malaysia akibat perlakuan tak manusiawi dari majikannya. Adelina sering mendapat perlakuan kasar hingga mengalami sejumlah luka di tangan, kaki dan wajah.

Sumber:detikcom

No comments

Powered by Blogger.