<-->

Lupa Wajah Ibunya, Kisah Pilu TKI Indonesia yang 9 Tahun Tak Diijinkan Pulang Majikan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang TKI yang dilarang untuk berkomunikasi dengan keluarganya dan tidak diizinkan pulang ke rumah untuk liburan selama sembilan tahun diselamatkan konsulat Jenderal Indonesia.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

TKI itu bernama Patronela Nahak atau biasa dipanggil Ida Nahak (34).

Ia bekerja sebagai TKI di sebuah rumah di jalan Macalister.

Selain dilarang berkomunikasi, dia juga diketahui belum dibayar gajinya selama sembilan tahun oleh majikannya.

"Dia memiliki izin kerja yang sah dan akan berakhir pada tanggal 27 Juli 2018," kata pejabat konsulat tersebut seperti SURYAMALANG.com dilansir dari freemalaysiatoday.com.

Dia juga menambahkan bahwa Ida dalam keadaan sehat dan tidak ada tanda-tanda pelecehan.

Ida juga mengatakan bahwa dia tidak dianiaya namun majikannya menolak untuk membiarkan dia kembali untuk menggunakan haknya berlibur ke kampung halamannya.

Dia diizinkan pergi ke luar rumah, namun seringkali dengan pengawasan yang sangat ketat oleh majikannya dan tidak diizinkan berbicara pada siapapun.

Dia juga mengaku pernah dikurung di rumah hampir sehari.

Menurut laporan dari Antara News, dalam dua tahun kerja pertamanya, Ida telah dibayar 550 Ringgit Malaysia sebulan.

Setelah itu dia tidak pernah melihat uang itu karena majikannya mengatakan bahwa uangnya telah masuk rekeningnya.

Saat dia bertanya berapa banyak uang yang masuk ke rekeningnya, majikannya marah dan tidak memberitahunya.

"Saya diberi gaji 550 Ringgit Malaysia per bulan, kemudian meningkat menjadi 600 Ringgit Malaysia.

Nantinya, saya juga diberitahu akan diberikan 800 Ringgit Malaysia. Majikan saya mengatakan semua uang itu sudah di transferkan ke rekening saya," Kata Ida.

Ida juga menambahkan bahwa polisi dan konsulat Indonesia sedang menyelidiki masalah gajinya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Pejabat konsulat dan polisi pergi ke rumah majikannya pada tanggal 19 Februari dan membebaskan Ida dari majikannya. Ida tiba di kampung halamannya 2 maret lalu.

Setibanya di Bandara Internasional Kupang, NTT, Ida dipertemukan kembali dengan ibunya Theresia Soe (65) yang belum pernah bertemu dengannya selama sembilan tahun setelah dia bekerja di Malaysia pada tahun 2009.

Ida tidak dapat mengenali ibunya sampai dia diberitahu oleh pejabat.

Theresia berkata bahwa dia telah mendo'akan agar putrinya selamat kembali pulang sejak dia meninggalkan kampung halamannya.

Kedua wanita tersebut saling berpelukan selama lebih dari lima menit yang menyebabkan wartawan lokal ikut menangis melihat kejadian tersebut.

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.