<-->

Pria Filipina Bunuh dan Mutilasi Istri Karena Dianggap Titisan Setan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria asal Filipina membunuh istrinya dengan sadis karena alasan tak masuk akal. Tidak hanya membunuh, dia juga menguliti tubuh sang istri, memotong-motongnya menjadi beberapa bagian, lalu membuangnya ke sembarang tempat.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Saat ditanya alasan membunuh istrinya, pria 43 tahun bernama Orlando Estrera itu mengaku bahwa sang istri merupakan keturunan setan. Dia juga tidak menyesal telah melakukannya karena ada kemungkinan istrinya akan melahirkan anak setan.

"Dia menyusahkan saya karena dia adalah setan. Dia bahkan bilang sendiri bahwa dirinya adalah setan," kata Estrera saat diwawancarai wartawan, dikutip dari laman Straits Times, Selasa (13/3).

"Saya membunuhnya untuk menyelamatkan kita semua karena dia adalah setan," lanjutnya.

Perbuatan keji Estreta terbongkar saat tetangganya melihat pria tersebut membuang beberapa bagian tubuh istrinya serta pakaian berlumuran darah ke luar rumah. Mereka pun kemudian melaporkan penemuan itu ke kantor polisi.

Estreta mengaku dia menginjak leher istrinya saat sedang berbaring. Kemudian, dia memakai pisau dapur untuk mencabik-cabik tubuh sang istri.

Dia membelah perut sang istri untuk melihat apakah sedang hamil, lalu memotong tungkai, menguliti wajah, mencungkil mata, sampai memakan bagian otak istrinya setelah menghancurkan kepalanya dengan palu.

Meski pembunuhan ini terbilang sangat sadis, namun polisi yang menyelidikinya mengatakan ada kemungkinan Estreta menderita gangguan jiwa sehingga tidak sadar apa yang dia perbuat.

"Dia akan menjalani pemeriksaan psikologis dan kejiwaan dari dokter yang kompeten untuk mengetahui kondisi mentalnya," kata Kepala Inspektur Kota Quezon, Guillermo Eleazar.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Eleazar mengatakan bahwa saat dia menginterogasi Estreta, dia tidak menyebut apapun tentang setan. Keterangan yang diberikan kepada wartawan sangat jauh berbeda dari yang dia dapatkan.

"Kepada kami dia mengaku bahwa dia membunuh istrinya karena kebencian sangat besar yang sudah dia pendam selama 16 tahun pernikahan," ungkapnya.

"Dia tidak menunjukkan penyesalan. Dia berbahaya bagi masyarakat dan tidak bisa dibiarkan berkeliaran di muka umum," tambahnya.

Dalam penyelidikan awal, Eleazar tidak terdeteksi mengonsumsi obat-obatan sampai melakukan pembunuhan. Namun dia mengaku pernah memakai sabu-sabu pada 2002 lalu. Selain itu, setelah melalui pemeriksaan rupanya sang istri tidak hamil seperti yang diakui Estreta. 

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.