Samsung Siapkan Galaxy J8 dengan RAM Lebih Besar?




       Samsung dikabarkan sudah mempersiapkan model terbaru dari lini Galaxy J. Setelah sebelumnya ada Galaxy J8, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu disebut juga memilliki model lain dengan spesifikasi lebih tinggi.



Informasi ini diketahui dari situs pengukuran benchmark, Geekbench, beberapa waktu lalu. Dikutip dari Phone Arena, Kamis (15/3/2018), berdasarkan informasi yang ditampilkan, smartphone ini digadang-gadang sebagai versi Galaxy J8 yang sudah ditingkatkan.

Alasannya, kode perangkat ini mirip dengan smartphone yang disebut-sebut merupakan Samsung Galaxy J8. Apabila Galaxy J8 memilki nomor model SM-J800FN, perangkat ini menggunakan nomor model SM-J800FN.

Untuk spesifikasi, smartphone ini menggunakan chipset Snapdragon 625 dan RAM 4GB, berbeda dari Galaxy J8 yang memakai chipset Exynos dan RAM 3GB. Karena spesifikasi itu pula, smartphone ini disebut sebagai versi Plus dari Galaxy J8.

Berdasarkan informasi di Geekbench, smartphon mencatat skor 749 untuk pengujian single-core. Sementara dari pengujian multi-core, perangkat ini mencetak skor 3.708.

Smartphone ini sudah menjalankan Android 8.0 Oreo. Sayangnya, tak ada informasi lebih lanjut dari smartphone tersebut. Menilik dari kebiasaan Samsung, ada kemungkinan masing-masing perangkat akan memiliki wilayah pemasaran berbeda.

Sebelumnya, Samsung memang diyakini memiliki serangkaian smartphone baru dari seri J, salah satunya Galaxy J8. Menurut sejumlah informasi, smartphone ini memiliki nomor model SM-J800FN.

Dilansir Phone Arena, berdasarkan sejumlah laporan, Galaxy J8 akan menjadi smartphone kelas menengah dari Samsung.

Menurut laporan terbaru, sejumlah spesifikasi Samsung Galaxy J8 muncul di platform benchmark, Geekbench, termasuk prosesor dan RAM.

Jika informasi ini akurat, Galaxy J8 akan hadir dengan prosesor octa-core 1,6GHz Exynos 7870, RAM 3GB, dan OS Android 8.0 Oreo.

Smartphone Samsung ini kemungkinan akan hadir dengan nama berbeda di sejumlah pasar. Seri Galaxy J ini dilaporkan akan mendarat di Amerika Serikat (AS) melalui sejumlah operator dengan nama berbeda untuk membedakannya dengan masing-masing kompetitor.



Sumber : liputan 6

No comments

Powered by Blogger.