<-->

Setahun, Hampir Seribu Warga Cianjur Jadi TKI

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
ilustrasi

Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur membantah jika Kabupaten Cianjur disebut sebagai kabupaten terbayak penyumbang TKI ke luar negri.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Hj Dwi Amabar Wahyuningtyas didampingi Sekretaris Dinas Heri Suparjo mengatakan bahwa, di BNP2TKI banyak TKW yang berangkat ke luar negri berasal dari kabupaten Cianjur.

“Di sana banyak TKW yang mengunakan alamat palsu dengan mecatut nama Kabupaten Cianjur,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (29/03/2018).

Menurutnya, dengan meggunakan alamat Kabupaten Cianjur untuk berangkat ke luar negri, otomatis membuat nama Cianjur menjadi kabupaten yang banyak mengirim TKW ke luar negri.

“Itu data yang ada di BNP2TKI tidak sama dengan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Ambar menjelaskan kasus data bodong yang ada di BNP2TKI itu terungkap setelah adanya data TKW atas nama Susan Mulayati (36), yang menggunakan alamat Dusun Kalenlingga, Rt 04/05, Desa Cinyawang, Kecamatan Patimun, Kabupaten Cianjur.

“Di alamat itu tertulis Kecamatan Patimun. Jelas itu palsu karena di Kabupaten Cianjur tidak ada nama Kecamatan Patimun,” jelasnya.

Menurutnya, adanya pemalsuan alamat calon TKW yang akan berangkat ke luar negri, tak lepas dari peran penyalur tenaga kerja, calon TKW dan keluaraga TKW itu sendiri.

“Pemalsuan alamat biasanya dilakukan saat TKW ingin cepat-cepat berangakat ke luar negri, sementara penyalur tak mau mengurus administrasi,” katanya.

 
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Ambar mengatakan, sejak adanya moratorium, dan banyakanya pabrik berdiri, jumlah TKW yang berangakat ke luar negri terus menurun, dan itu terbukti berdasarkan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Dan Tranmigrasi selama tahun 2017, jumlah TKI asal Cianjur yang berangakat ke luar negri hanya berjumlah 936, yaitu laki-laki 112 dan wanita 824.

“Banyaknya lapangan kerja di Kabupaten Cianjur membuat minat menjadi TKI itu menurun,” pungkasnya.

Sumber:pojoksatu

No comments

Powered by Blogger.