<-->

10 orang tewas karena OPLOSAN



Sepuluh orang tewas dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit setelah diduga minum oplosan (minuman keras bajakan) selama akhir pekan.
Kasus pertama terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur, di mana enam orang dari 11 orang dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Kopi, Rumah Sakit Duren Sawit dan pusat kesehatan masyarakat di Duren Sawit.
Mereka dilaporkan minum minuman keras ginseng bajakan pada hari Minggu.
“Enam dari mereka meninggal,” kata kepala investigasi pidana Jakarta Timur, Sr. Adj. Tuan Sapta Maulan mengatakan seperti dikutip oleh wartakota.tribunnews.com pada hari Selasa.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Dalam insiden terpisah, tiga orang dilarikan ke Rumah Sakit Persahabatan di Jakarta Timur pada hari Senin setelah dilaporkan muntah sebelum jatuh pingsan.
“Mereka diduga mengonsumsi minuman keras setelah menghadiri pesta di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, pada hari Sabtu,” kata juru bicara Polisi Jakarta, Kombes. Argo Yuwono mengatakan seperti dikutip oleh tribunnews.com.
"Sejauh ini, kondisi mereka sudah membaik," tambahnya.
Polisi saat ini sedang menyelidiki kedua kasus.
Sementara itu, empat meninggal setelah diduga minum minuman keras bajakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu malam, sementara empat belas lainnya dirawat di Rumah Sakit Tugu Ibu, tempo.co melaporkan Selasa.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Kami sedang memeriksa kasus ini dengan memeriksa minuman keras di laboratorium dan melakukan otopsi pada salah satu korban,” kata Kapolda Jakarta Selatan, Kombes. Kata Indra Jafar.
Salah satu korban mengatakan kepada polisi bahwa teman-teman mereka membeli minuman keras ginseng dari sebuah toko di Jl. Almaliyah Kampung Sawah dan sebuah toko di Srengseng Sawah pada Minggu malam sebelum minum bersama di sebuah rumah di Kober, Depok.
Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Tugu Ibu pada hari Senin karena mereka dilaporkan merasa pusing dan mual dan sakit perut.
Polisi Jakarta Selatan menahan seorang pemilik toko untuk ditanyai. (wnd)














Sumber :JP

No comments

Powered by Blogger.