3 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin



          Kesibukan yang padat, ditambah macetnya lalu lintas di perkotaan membuat banyak orang tidak punya banyak waktu untuk memperhatikan asupan nutrisi sehingga lebih rentan kekurangan vitamin. Ditambah mengonsumsi makanan serba praktis dan minim nutrisi, biasanya semakin memperparah gejala kekurangan vitamin pada tubuh.



Sayangnya tidak banyak orang menyadari bahwa mereka kekurangan vitamin, sehingga kondisi tersebut dibiarkan terus menerus. Juga sedikit orang tahu, tubuh ternyata punya cara tersendiri untuk memberitahu bahwa Anda kekurangan vitamin. Seperti dikutip dari Dazzling News, berikut adalah 5 tanda-tanda bahwa tubuh kekurangan vitamin:



1. Kulit kering

Kulit kering adalah masalah yang sangat umum. Kulit kering mudah teriritasi dan terlalu sensitif terhadap kosmetik dan bahkan air. Kulit kering yang berlebihan juga bisa menjadi gejala penyakit kronis. Penyebab langsung dari kekeringan kulit yang berlebihan ini adalah berkurangnya kemampuan untuk mengikat dan menahan air di lapisan epidermal dan defisiensi lipid di stratum korneum.

Keadaan seperti itu mungkin merupakan hasil dari berbagai faktor eksternal dan internal. Namun, sangat sering itu adalah hasil dari perawatan yang tidak memadai, minum obat atau paparan berlebihan terhadap matahari, suhu rendah atau angin kencang.

Nah, jika kulit Anda pucat dan kering secara alami dan pada saat yang sama Anda merasa lelah dan memiliki suasana hati yang buruk, itu mungkin menunjukkan kurangnya vitamin B (terutama B12), A dan C. Untuk menebus kekurangan tersebut, gabungkan asupan ini ke dalam diet Anda, seperti telur, brussels sprout, biji bunga matahari, kacang-kacangan (sumber yang sangat baik dari vitamin B), sayuran dan buah-buahan hijau dan oranye (termasuk vitamin A), brokoli, kiwi, paprika merah (vitamin C).


2. Sudut bibir pecah-pecah

Kebanyakan orang mengira luka atau pecah pada sudut bibir adalah tanda kekurangan vitamin C. Namun ternyata akibat kekurangan zat besi, zinc, dan vitamin B seperti niacin (B3), riboflavin (B2) dan B12. Untuk memperbaikinya Anda dapat menambahnya dengan makan lebih banyak telur, tuna, tomat, kacang-kacangan dan polong-polongan. Penyerapan zat besi akan lebih baik dengan tambahan vitamin C jadi sebaiknya kombinasikan menu Anda dengan sayuran seperti brokoli, paprika dan kembang kol.

Selain itu, penting untuk mengamati prinsip-prinsip kebersihan mulut. Sebab, perawatan yang tidak tepat dapat menyebabkan peradangan pada sudut bibir. Anda tidak hanya harus membersihkan gigi, gusi, dan lidah Anda secara teratur tetapi membersihkan sikat gigi juga secara teratur.

Kemudian, setelah tiga bulan, disarankan agar sikat gigi diganti dengan yang baru. Perawatan khusus dan kebersihan harus dilakukan ketika menggunakan peralatan ortodontik, protesa dental. Kerusakan mekanis pada selaput lendir atau kebersihan mulut yang tidak benar meningkatkan risiko retak sudut mulut.

3. Jerawat

Ketidakseimbangan hormon umumnya terjadi pada wanita saat mengalami PMS. Hal ini karena androgen di tubuh akan merangsang kelenjar minyak untuk menghasilkan minyak ekstra di sel kulit. Akibatnya, sekresi sebaceous yang meningkat ini akan menyebabkan kulit berjerawat.

Tapi, munculnya jerawat dan noda bisa jadi karena kekurangan asam lemak dan vitamin A serta D. Untuk menebus kerugian tersebut, ada baiknya konsusi salmon, walnut, almond, wortel, paprika, mentega. Perbanyak konsumsi lemak sehat, dengan menambah salmon dan sarden, walnut, almond dan biji-bijian. Untuk memenuhi kecukupan vitamin A, Anda disarankan makan sayuran hijau dan warna-warna lainnya seperti wortel, ubi dan paprika merah. Sedangkan vitamin D bisa didapatkan dari pil atau kapsul suplemen.


Sumber : Detik

No comments

Powered by Blogger.