Berulang Kali Ijab Kabul Tak Juga Lancar, Sido Frustasi Lalu Gantung Diri

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal 

Di usia yang sudah tidak muda lagi, Sido memutuskan untuk menikahi seorang wanita yang dicintainya. Namun, saat ijab kabul dilaksanakan, warga Perumahan Divisi 4 PT Cerenti subur 1 Desa Rawang Ogung Kabupaten Kuantan Singingi ini mengalami kesulitan.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sido memilih untuk mengakhiri hidupnya di sela-sela resepsi ijab kabul yang tertunda karena tidak lancar dilakukannya. Seutas tali diambil oleh Sido, tanpa tahu keluarga dan orang lain, dia mencari rumah kosong lalu gantung diri hingga tewas.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan kuat, korban meninggal karena murni bunuh diri," ujar Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto kepada merdeka.com, Selasa (10/4).

Fibri menceritakan, pada Senin (9/4) sore Sido akan melangsungkan ijab kabul bersama calon istrinya. Setelah beberapa kali mencoba ijab kabul, Sido selalu gagal. Bahkan, ucapan ijab sempat ditulis pada secarik kertas agar mempermudah Sido. Namun, dia kembali gagal.

Kemudian, pihak penghulu dan keluarga sepakat untuk menunda ijab kabul sampai malam harinya di musala. Jeda waktu diberikan kepada Sido untuk menenangkan diri agar lancar mengucap ikrar yang menjadi syarat bagi umat muslim untuk menikah.

Namun pada pukul 19.45 Wib malam itu, pihak keluarga dan tetangga heran karena Sido tak kunjung tiba di dalam musala untuk kembali melanjutkan ijab kabul. Saat menunggu jemaah selesai sholat, Sido permisi untuk buang air. Namun setelah ditunggu-tunggu, korban tak juga datang. Lalu beberapa teman korban mencari di sekitar musala dan perumahan divisi 4.

Setelah dicari-cari, ternyata Sido ditemukan dalam kondisi tergantung di pintu sebuah rumah kosong Perumahan Divisi 4 PT Cerenti Subur Desa Rawang Ogung.

"Karena saat itu masih ada gerakan dari korban, maka keluarga menurunkan korban dan mencoba untuk memberi pertolongan. Tetapi nyawa korban tidak tertolong," ucap Fibri.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Selanjutnya korban dibawa ke salah satu rumah warga setempat. Namun pihak keluarga menyatakan ikhlas menerima kejadian tersebut dan tidak akan diproses secara hukum.

"Pihak keluarga juga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap korban. Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, murni bunuh diri," jelas Fibri. 

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.