BMI Asal Brebes Meninggal Dunia Jatuh Dari Lantai 8 Apartmen Majikannya



     Seorang Buruh Migran Indonesia asal Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Brebes, dikabarkan meninggal dunia setelah terjatuh dari Sebuah lantai 8 di Singapura.



Keluarga mengetahui berita duka kematian Karsinah (40) dari pihak rumah sakit yang sempat merawatnya selama beberapa hari.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Karsinah mengalami kecelakaan kerja pada 29 Maret 2018 lalu, namun pihak keluarga baru diberitahu  pada 5 April 2018.



"Pihak rumah sakit di Singapura memberikan kabar lewat telepon jika Karsinah meninggal dunia," kata ayah Karsinah, Wahidin, Rabu (11/4/2018).

Dikutip dari Tribunnews,penyebab kematian Karsinah berdasarkan informasi yang diterima pihak keluarga karena jatuh dari lantai 8 saat membersihkan jendela apartemen majikannya.

Meskipun demikian, pihak perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) akan bertanggung jawab untuk membawa jasad Karsinah ke Tanah Air.

Wahidin meminta pihak perusahaan yang memberangkatkan Karsinah untuk memberikan hak- hak korban.
Ia mengatakan pihak keluarga masih ragu- ragu dengan penyebab kematian Karsinah.


"Kami meminta ada kepastian yang sebenarnya apa penyebab kematiannya. Apakah benar mengalami kecelakaan atau ada penyebab lain," tandasnya.

Jenazah Karsinah rencananya akan diterbangkan dari Singapura pada Rabu ini atau besok Kamis (12/4/2018).
Sementara, saudara korban, Untung (40) menuturkan berdasarkan penuturan dari pihak rumah sakit, Karsinah sempat mendapatkan perawatan medis selama tujuh hari.
Namun, karena luka yang diderita parah, nyawanya pun tak tertolong.

"Dia (Karsinah) kalau komunikasi sama suaminya. Nggak pernah telpon ayah atau ibunya (Ruguni) selama bekerja di sana," ucap Untung.

Terakhir komunikasi sebelum dikabarkan meninggal, Karsinah bercerita kepada suaminya bahwa majikannya cerewet dan sering marah- marah.

"Dia mengatakan kepada suaminya, bahwa majikannya suka ngomel- ngomel," imbuhnya.

Karsinah baru berangkat bekerja di luar negeri sejak 5 Januari 2018 lalu. Ia berangkat melalui jasa pemberangkatan TKI yang berada di Kota Semarang.
Karsinah meninggalkan dua anak yang masih di bawah umur Zarah Aulia putri (8) dan Muhammad Ahdan Farel (3).


Sumber :Situskartini

No comments

Powered by Blogger.