<-->

Di Arab Saudi, Mata-matai Ponsel Pasangan Bisa Dibui 1 Tahun



      Otoritas Arab Saudi menyatakan aksi memata-matai telepon genggam atau ponsel milik pasangan sebagai tindak kriminal. Para pelanggarnya bisa terancam hukuman satu tahun penjara dan denda hingga 500 ribu riyal atau setara Rp 1,8 miliar.



Seperti dilansir AFP, Selasa (3/4/2018), aturan hukum ini merupakan bagian dari undang-undang baru antikejahatan siber yang mulai diberlakukan otoritas Saudi sejak pekan lalu.



"Individu yang sudah menikah yang berencana memata-matai pasangan mereka di Arab Saudi harus berpikir dua kali, karena aktivitas semacam itu bisa berpotensi memicu denda 500 ribu riyal, juga hukuman satu tahun penjara," demikian pernyataan berbahasa Inggris yang dirilis Kementerian Informasi Saudi. 

Dalam pernyataannya, Kementerian Informasi Saudi juga menyebut tujuan dari aturan hukum yang baru ini. "Melindungi moral para individu dan masyarakat dan melindungi privasi," demikian sebut Kementerian Saudi.

Kementerian Informasi Saudi juga menyatakan bahwa aturan hukum ini diberlakukan saat terjadi 'peningkatan stabil untuk kejahatan siber seperti pemerasan, penggelapan dan fitnah'.

Diketahui bahwa Saudi merupakan salah satu pengguna aplikasi telepon genggam dan media sosial terbesar di dunia. Lebih dari separuh warga Saudi berusia di bawah 25 tahun, yang kebanyakan gemar menggunakan telepon genggam mereka sehari-sehari.

Berbagai aturan hukum terhadap tindak kejahatan siber di Saudi menuai kritikan keras dari kelompok HAM internasional di masa lalu. Puluhan warga Saudi diadili atas dakwaan terkait perbedaan pendapat karena postingan mereka di media sosial. 

Pada September 2017 lalu, otoritas Saudi merilis seruan untuk publik agar melaporkan aktivitas media sosial mencurigakan dari sesama warga Saudi. Aktivitas mencurigakan itu bisa dilaporkan via aplikasi yang dikelola pemerintah 'We are all security' dan akan masuk delik 'kejahatan teroris'.

Sejak Pangeran Mohammed bin Salman ditunjuk menjadi putra mahkota Saudi oleh Raja Salman bin Abdulaziz al-Saudi, tahun lalu, banyak perubahan kebijakan yang diberlakukan. Salah satunya adalah diperbolehkannya kaum wanita mengemudi mobil sendiri mulai Juni mendatang. Larangan operasional bioskop yang telah berlaku bertahun-tahun, juga dicabut. 



Sumber : detik

No comments

Powered by Blogger.