Ibunya Jatuh Sakit, Pria Gemuk Ini Berubah Jadi 'Pangeran Disney'



      Jeffrey Kendall dari Connecticut, Amerika Serikat, dulunya adalah seorang pria gemuk yang punya masalah kepercayaan diri karena sejak kecil kerap dibully. Sampai pada tahun 2015 lalu dunia Jeffrey berubah ketika ibunya jatuh sakit terkena aneurisma otak.



Aneurisma sendiri adalah kondisi di mana arteri membengkak karena ada pelemahan dinding pembuluh darah. Pada kasus Jeffrey sang ibu jatuh koma dan harus dirawat selama 7 bulan sampai akhirnya terpaksa 'dilepas' karena biaya tidak ditanggung lagi oleh asuransi.



"Saya melihat ibu di rumah sakit kesulitan bicara, dirawat di ICU. Saya melihatnya jatuh tidak bisa berdiri lagi. Untuk melihatnya menatap saya kosong tanpa pandangan keibuan sangat menyakitkan hati. Hal tersebut membuat kata-kata 'mengasihani diri sendiri' dan rasa sakit dalam pandangan baru bagi saya," papar Jeffrey kepada Love What Matters dan dikutip Rabu (11/4/2018).

Melihat penderitaan sang ibu yang lebih besar darinya, Jeffrey mengaku jadi lebih menghargai hidup. Ia pun bertekad untuk memulai babak baru dalam hidup dimulai dari olahraga agar bisa lebih sehat.

Kebetulan saat itu ada juga teman Jeffrey yang baru patah hati dan juga ingin mengubah hidupnya.

"Kami mulai dari hal yang sederhana mulai dari mengangkat barbel hinga janjian push-up setiap hari. Dari sana saya mulai rajin bangun pagi untuk joging sambil mendengarkan musik penyemangat," kata Jeffrey.

Seiring berjalannya waktu Jeffrey tidak berhenti olahraga dan terus memiliki target baru untuk dicapai. Hingga pada akhirnya setelah sekitar 3-4 bulan Jeffrey berhasil membuang 31 kilogram berat badannya.

Foto-foto Jeffrey di media sosial menjadi viral dengan warganet menjulukinya sebagai pangeran Disney di dunia nyata. Dengan rambut yang panjang banyak yang berkomentar agar Jeffrey mencoba jadi model iklan sampo.

"Saya tidak bisa tidur malam itu, rasanya luar biasa. Komentar yang ada begitu memberi semangat dan menginspirasi," pungkas Jeffrey.



Sumber : detik

No comments

Powered by Blogger.