Kerja Selama 4 Tahun, TKW Cianjur Meninggal di Arab Saudi, Ini Penyebabnya

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
ilustrasi

Diduga karena sakit, Iis Parida (59) seorang tenaga kerja wanita asal Kampung Lapang, RT 02/03, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur meninggal dunia di Arab Saudi.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Iis sempat bekerja selama lebih dari 4 tahun di rumah Saleh dan sempat cuti untuk pulang ke Indonesia. Pada pertengahan Desember 2017 ia kembali berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW.

Adik kandung almarhumah, Endang Hidayat (40) mengatakan, bahwa almarhumah kakaknya meningal di Rumah Sakit Malik Abdul Azis.

“Kami sebagai keluarga meminta jenazah dikuburkan di Mekah dan meminta bantuan ke Astakira DPC Cianjur untuk menuntut apa yang menjadi hak almarhumah,” ujar Endang, Rabu (11/4/2018).

Ketua DPC Astakira Kabupaten Cianjur, Hendri Prayoga mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan hak almarhumah seperti uang santunan duka dan gaji yang belum dibayar 5 bulan.

“Kami sebagai kuasa hukum dari keluarga almarhumah sudah berkoordinasi dengann BNP2TKI, di Kementerian Luar Negeri,” ujar Hendri.

Hendri mengatakan, pihaknya masih meminta bantuan pihak BNP2TKI untuk mengecek dokumen yang seharusnya dimiliki TKI termasuk kepesertaan asuransi.

“Karena banyak TKI non prosedural yang akhirnya rugi ketika ada masalah di negara penempatan,” katanya.

Hendri juga menyoroti permasalahan kenapa masih ada warga yang lolos menjadi TKI di Timur Tengah padahal larangan dan moratorium masih berlaku.

“Di sisi lain kenapa pemerintah masih tidak bisa menghentikan pengiriman TKI ke kawasan Timur Tengah. Apalah artinya moratorium kalau instansi yang berwenang masih ada kerjasama dengan PPTKIS untuk meloloskan pengiriman TKI ilegal,” katanya.

Hendri mengatakan, tanpa ada keterkaitan oknum-oknum dari instansi pemerintah tak akan bisa mengirim TKW ke negara lain.

“Saya mohon kepada Menteri Tenaga Kerja, tindak tegas oknum yang membekingi pengiriman TKW ilegal, karena kalau ini dibiarkan, yang dirugikan TKW sendiri,” katanya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
Ia juga meminta kepada Disnakertrans Kabupaten Cianjur dan penegak hukum agar menindak tegas para penyalur TKW ke kawasan Timur Tengah.

“Karena permasalahan TKW semakin hari semakin banyak. Ini permasalahan yang harus segera dituntaskan oleh pemerintah jangan merem. Tapi harus jadikan permasalah nasional,” katanya.

Sumber:pojoksatu

No comments

Powered by Blogger.