Mengenal Keratosis Pilaris, Kondisi Kulit yang Tampak Seperti Kulit Ayam



     Pernahkah kamu menyentuh permukaan kulit kamu, lalu menemukan tekstur kulit yang terasa berbintil-bintil sebagaimana kulit ayam? Atau mungkin hal ini tidak terjadi pada kamu, namun kamu menemukan orang lain dengan kondisi kulit seperti ini? Jangan panik atau khawatir dulu, kondisi kulit yang memiliki tekstur berbintil-bintil lazim terjadi dan tidak berbahaya, kok! Kondisi kulit yang bertekstur unik ini memiliki nama ilmiah Keratosis Pilaris. Alih-alih disebut masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan atau pengobatan, kondisi ini lebih sering dikategorikan ke dalam masalah kecantikan dan estetika. Yuk, simak lebih jauh lagi mengenai Keratosis Pilaris di bawah!



Apa Itu Keratosis Pilaris?

Keratosis Pilaris terjadi pada saat keratin, protein yang terdapat pada lapisan terluar kulit, menumpuk dalam folikel rambut. Nah, penumpukan keratin sekaligus sel kulit mati dalam folikel rambut ini akan membuat folikel menebal dan tampak seperti bintil-bintil pada kulit. Penampakannya sangat mirip dengan kondisi kulit saat merinding atau kedinginan, ya! Dalam kasus Keratosis Pilaris, terkadang, bintil-bintil akan muncul dengan warna kemerahan atau kecokelatan. Kondisi ini biasanya ditemukan pada area belakang lengan, kaki, bokong, maupun leher. Tidak ada penyebab pasti terjadinya kondisi kulit ini, namun menurut hasil studi, Keratosis Pilaris bersifat hereditary, yang berarti dapat menurun dalam keluarga.



Solusi dan Penanganan Keratosis Pilaris

Meskipun nama Keratosis Pilaris terdengar sedikit ‘mengerikan’, namun kondisi kulit ini tidak menular maupun menyebabkan rasa gatal dan rasa sakit. Namun, untuk beberapa orang, terutama perempuan, kondisi ini mungkin akan mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Sayangnya, belum ditemukan solusi untuk menyembuhkan Keratosis Pilaris hingga saat ini. Beberapa tindakan medis seperti microdermabrasion atau chemical peeling mungkin dapat membantu memperbaiki kondisi kulit ini, tapi tentunya hal ini juga bergantung pada kondisi kulit dan faktor-faktor lainnya. Meskipun Keratosis Pilaris tidak dapat disembuhkan, terdapat beberapa cara untuk membantu meminimalisir tampilannya pada kulit yang dapat kamu lakukan, di antaranya adalah:

Menggunakan sabun dengan kandungan yang gentle
Rutin melembapkan kulit dengan body lotion
Melakukan eksfoliasi secara berkala untuk mengangkat sel kulit mati
Memperbanyak konsumsi makanan dengan omega-3 yang berkhasiat untuk menutrisi dan merawat kulit
Menggunakan produk dengan kandugan glycolic acid atau salicylic acid yang dapat mengangkat sel kulit mati
Jika kamu tidak memiliki waktu untuk melakukan tips di atas, tidak perlu khawatir! Keratosis Pilaris umumnya akan hilang dengan sendirinya saat kamu menginjak usia 30 tahun. Jangan sampai kondisi ini membuat kamu merasa tidak percaya diri, ya! Jika diperlukan, kunjungi dokter kulit untuk berkonsultasi.


Sumber : vemale

No comments

Powered by Blogger.