<-->

2 TKW Hong Kong Tertangkap Dalam Jaringan Prostitusi Kelas Atas Di Mid Level




     Hong Kong-Tertangkapnya 2 orang lansia yang merupakan warga Hong Kong, pemilik apartement mewah di Mid Levels sekaligus mengungkap penangkapan 2 orang TKW asing dalam jaringan prostitusi ilegal yang di kendalikan oleh 2 orang lansia tersebut. 



Praktik prostitusi ilegal 24 jam ini yang di kendalikan oleh kakak adik lansia di Hong Kong disamping memperkerjakan 2 PRT asing tapi juga memperkerjakan wanita prostitusi yang berasal dari Russia, Eropa Timur, dan Amerika Selatan. 



Dikutip dari Oriental Group dua lansia ini merupakan Central dari beberapa jaringan prostitusi yang melibatkan perempuan asing untuk menjadi pekerja sex komersial (PSK). 

Salah satu cara mereka mencari pelanggan adalah memasarkannya lewat internet, dimana di dalamnya memasang beberapa foto perempuan yang bisa di pilih dengan harga tarif yang di patok. Jaringan ini mematok tarif HKD 7.000 untuk short time per sekali kencan. 

Ini merupakan pendapatan kotor sebelum dibagi antara mucikari dan broker. 

Setelah dibagi, setiap pekerja seks akan mendapat bagian HKD 3.500 per sekali kencan untuk short time.  

Untuk long time, tarif yang dipasang sebesar HKD 20.000, dan setelah dibagi, sang pekerja seks akan mendapat bagian sebesar HKD 12.000. 

Dalam operasi penangkapan pada Jumat malam kemarin, disamping mengamankan kedua lansia sebagai otak sekaligus operator dan pemilik bisnis esek esek kelas atas di Hong Kong, petugas juga mengamankan 5 orang pekerja seks komersial masing-masing 2 orang PRT Asing, 2 perempuan Venezuela, dan 1 perempuan Rusia.

Dari apartement mewah berukuran 1.000 kaki persegi milik kedua lansia tersebut, Polisi menyita uang tunai sebesar HKD 10.juta, sertifikat saham, Mobil, serta beberapa peralatan komputasi. Polisi juga meyakini, diluar 5 pekerja seks yang tertangkap, masih banyak berkeliaran bebas diluaran pekerja seks ilegal lainnya. Operasi terkait prostitusi ilegal akan terus digalakkan di Hong Kong.


Sumber : Pahlawandevisa

No comments

Powered by Blogger.