<-->

3 Pabrik Obat Batuk Nigeria Ditutup karena Banyak Dipakai Untuk Mabuk




      Pemerintah Nigeria menutup tiga pabrik utama di negeri itu, menyusul laporan investigasi BBC yang mengungkap terjadinya kecanduan terhadap sirup obat batuk yang mengandung codeine.


Nafdac (National Agency for Food and Drug Administration and Control, lembaga nasional untuk pengaturan dan penanganan obat dan makanan) mengatakan bahwa ketiga pabrik itu ditutup karena tak bersedia bekerja sama sepenuhnya dengan para inspektur pemeriksa.



Perusahaan-perusahaan itu belum memberikan tanggapan.

Investigasi BBC menunjukkan bahwa sirup itu dijual di pasar gelap dan digunakan oleh anak-anak muda Nigeria untuk mendapat efek 'melayang' seperti mabuk obat bius.

Dalam investigasi itu diungkap orang-orang dari industri farmasi yang menjual obat-obatan itu secara ilegal.

Direktur Nafdac, Mojisola Adeyeye mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa Peace Standard Pharmaceuticals, Bioraj Pharmaceuticals dan Emzor Pharmaceuticals telah ditutup karena 'penolakan mereka untuk memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan saat inspeksi kami."

Perusahaan-perusahaan itu bisa dibuka lagi suatu waktu, tergantung 'tingkat kerjasama yang ditunjukkan dalam investigasi menyeluruh' oleh Nafdac, kata pernyataan itu.

Sebelumnya, pada 1 Mei, lembaga itu sudah melarang penjualan dan impor sirup obat batuk yang mengandung codeine.

Larangan itu terjadi sesudah seorang wartawan BBC yang menyamar, memergoki seorang eksekutif Emzor Pharmaceutical mengatakan bahwa ia bisa menjual "satu juta karton' obat itu dalam sepekan di pasar gelap.

Emzor membantah kaitan mereka dengan pasar gelap dan mengatakan telah memecat pegawai itu dan melancarkan penyelidikan penuh.

Bioraj Pharmaceuticals juga menyangkal telah melakukan kesalahan, dan mengaku hanya menjual sirup obat batuk secara legal. mereka mengaskan telah menskorsing seorang pegawai, dan melangsungkan penyelidikan.

Peace Standard Pharmaceuticals membantah bahwa ahli farmasi mereka menunjukkan kepada reporter BBC yang menyamar, tentang bagaimana mengakali sistem dan berkeras bahwa mereka hanya memasok obat-obatan mereka kepada outlet yang terakreditasi.

Sirup yang mengakibatkan kecanduan itu legal, namun harus melalui resep dokter. Dan penjualannya tanpa resep dokter atau yang memiliki izin di bidang kesehatan, dikategorikan pidana.

Senat Nigeria memperkirakan, sekitar tiga juta sirup obat batuk codeine diminum setiap harinya di dua negara bagian, Kano dan Jigawa.


Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.