<-->

Dianggap meresahkan, penderita gangguan jiwa di Sumut dibakar warga



    Peristiwa sadis terjadi di Desa Tanjung Mbelang, Tiganderket, Karo, Sumut, Rabu (9/5) malam. Warga setempat membakar hidup-hidup tetangganya yang mengalami gangguan jiwa, Tobat Sembiring (45), hingga tewas.


Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Toba dianiaya dan diseret ratusan warga desa sebelum akhirnya dibakar hidup-hidup.



Aksi itu kabarnya dilakukan warga yang resah dengan perilaku Tobat. Pria dengan gangguan jiwa ini disebutkan kerap membuat onar di desanya. Dia sering menghunus kelewang dan mengejar warga yang melintas.

Kekhawatiran warga ternyata berujung pada penganiayaan. Sekitar 500 warga menyeret Tobat menuju Perladangan Kenjulu. Di sana dia dianiaya dan dibakar hidup-hidup hingga tewas.

Kejadian itu kemudian diinformasikan ke pihak kepolisian. Petugas langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.

"Korban memang mengidap penyakit gangguan jiwa," kata Kasat Reskrim Polres Karo AKP Ras Maju Tarigan melalui telepon selular, Kamis (10/5).

Terkait penganiayaan ini, pihak keluarga korban mengaku telah ikhlas. Mereka membuat pernyataan menerima dan tak akan menuntut siapapun atas kejadian yang menimpa korban.

Pernyataan tertulis itu dibuat disaksikan petugas kepolisian, Bhabinkamtibmas dan pemerintahan desa setempat.

"Keluarga korban telah ikhlas dan membuat pernyataan tertulis tak akan menuntut. Tadi malam korban langsung dibawa keluarganya untuk dimakamkan. Mungkin hari ini penguburannya," jelas Ras Maju Tarigan.

Begitupun, kasus itu tetap diselidiki polisi. "Kami masih melakukan penyelidikan. Belum tahu korban dibakar pakai apa. Masih penyelidikan," jelasnya.

Sumber : merdeka

No comments

Powered by Blogger.