Disnaker Jatim Berkomitmen Tingkatkan Layanan Untuk TKI




      Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jatim berkomitmen meningkatkan layanan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI).




Peningkatan layanan itu antara lain adanya zona kawasan bebas gratifikasi dan layanan sipadu PMI.

"Untuk itu, jika ada yang ingin bekerja di Luar negeri hindari calo.  Langsung datang ke Dinas Tenaga Kerja setempat, " kata Kabid Bina Penta  Dinas Tenaga Kerja Provinsi Puspita, Sabtu (12/5/2018).



Disnaker Propinsi Jatim, juga hadir dalam Expo Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Desa Dayu, Kecamatan Nglegok hari ini.

Saat ini, menurut Puspita, ada sekitar 20,94% angkatan kerja dengan pengangguran sekitar 480 ribu. Angka ini menurun sekitar 2% dibanding Tahun 2016. Tahun 2017, telah dikirim PMI sekitar 63.498 orang.

"Secara nasional remiten TKI sekitar Rp 7,7 Triliun. Disnaker Provinsi Jatim telah berkomitmen untuk meningkatkan layanan pada para pahlawan devisa ini," tegasnya.

Terpisah, Perwakilan LP3TKI Maruf menyampaikan, kegiatan yang digelar oleh Pertakina ini bisa menjadi inspirasi pekerja migran lain  di Jawa Timur. Dijelaskan pula, saat ini ada sekitar 67 paket mitra industri.

"PMI harus kompetitif dan skillfull. Kami mendorong pihak pihak terkait, turut aktif penguatan kapasitas  bagi alumni PMI legal keluarganya agar mandiri dan bermartabat secara ekonomi.  Membangun sinergitas antara pemerintah, perbankanm, stakeholders dan masyarakat mewujudkan profesionalitas PMI," pungkasnya.

Sumber : TI

No comments

Powered by Blogger.