DPR Sangat Apresiasi Jaminan Kesehatan TKI Di Taiwan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

DPR RI sangat mengapresiasi kebijakan Taiwan dalam menyediakan asuransi kesehatan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sana.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/5).

"Semua pekerja migran Indonesia yang ada di Taiwan mendapat asuransi yang preminya dibayarkan oleh pemberi kerja," ujarnya.

Ia menjelaskan, jaminan kesehatan terhadap TKI dijamin oleh pemerintah Taiwan sesuai tercantum dalam UU negara tersebut. Fahri mengaku tahu secara rinci aturan tersebut saat kunjungan kerja bersama sejumlah anggota dewan di Taiwan, beberapa waktu lalu.

Sekedar informasi program Asuransi Kesehatan Nasional Taiwan atau National Health Insurance (NHI) menjadi salah satu tolak ukuran jaminan kesehatan dunia karena menawarkan perawatan media berkualitas tinggi dan hemat biaya kepada semua orang.

"UU Taiwan mewajibkan pemberi kerja mengikutsertakan pekerjanya dalam asuransi. Meskipun asuransi yang ada di Taiwan dari swasta semua," jelasnya.

Fahri juga memuji aturan ketat yang diterapkan oleh Taiwan terkait asuransi kesehatan. Dalam aturan itu disebutkan bahwa TKI yang masuk secara resmi atau ilegal sangat terproteksi kesehatannya melalui asuransi.

Terkait asuransi kesehatan, Fahri menilai kualitas Taiwan sama dengan Hongkong. Kedua negara ini memiliki sistem asuransi kesehatan terbaik untuk pekerja migrannya bila dibandingkan dengan Malaysia dan negara-negara Timur Tengah.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Karena itulah, lanjutnya, saat ini BPJS Kesehatan tengah menjajaki kerja sama dengan pemerintah Taiwan untuk berbagi manfaat dari asuransi tersebut.

Sebagai salah satu negara dengan sistem kesehatan terbaik di dunia, Taiwan kerap menjalin kerja sama dengan sejumlah negara di bidang media dan kesehatan. Taiwan sangat maju untuk urusan asuransi kesehatan nasional, teknologi medis, dan teknik pencegahan penyakit epidemi. Tak hanya itu, Taiwan akan berpartisipasi dalam ajang Majelis Kesehatan Dunia ke-71 yang diselenggarakan oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 21-26 Mei 2018 di Jenewa.

Sumber:rmol

No comments

Powered by Blogger.