Kata Psikolog, Ini Lho 5 Tips Agar Pernikahan Selalu Harmonis




       Setiap orang pasti menginginkan pernikahan pasti yang selalu harmonis. Namun berjalannya waktu, masalah pun kerap datang. Entah itu soal mengurus anak atau perekonomian keluarga.



Psikolog Ajeng Raviando, M.Psi, mengatakan pernikahan dunia nyata tidak sesederhana dan tidak sebahagia cerita dongeng. Maka masalah pun bukan hal yang aneh lagi di dalam suatu pernikahan.



Untuk itu, menurut Ajeng pernikahan harus memiliki pondasi yang kuat agar setiap pernikahan selalu berjalan harmonis seperti pertama kali menikah, apa saja? Yuk simak!

1. Komunikasi efektif

Komunikasi yang baik dan terbuka seperti mengenai kebutuhan seks suami maupun istri, misalnya suami ingin istri lebih proaktif, istri perlu forelay dan afterplay. Membangun mood dengan membersihkan diri sebelum bercinta.

Sebab bercinta itu menyenangkan dan membahagiakan jadi tak perlu malu, santai saja serta selalu siap.

“Pasutri seharusnya bisa menikmati hubungan intim atau bercinta sebagai sesuatu yang menyenangkan dan kesempatan saling memuaskan serta membahagiakan karena seks bukan hanya menyangkut kepuasan fisik tetapi memiliki makna penting dalam emotional bonding. Harus kita bisa meningkat gairah sepanjang usia. Banyak alasan nggak mau hubungan intim jadi hubungan semakin intim. Jadi dalam hal ini komunikasi sangat dibutuhkan, karena masih banyak yang malu mengungkapnya,” ujar Ajeng saat ditemui di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

2. Saling percaya yang timbal balik untuk menjaga kelanggengan hubungan suami istri
“Pilar rumah tangga dan pondasi pernikahan: cinta yang dewasa, melindungi dan memahami,” ucapnya.

3. Saling menghormati, toleransi, dan mau kompromi

4. Komitmen untuk bersama-sama membangun dan menjaga perkawinan, dalam susah dan senang.

5. Berprinsip kasih sayang
Gary Chapman dalam bukunya The 5 Love Languages memaparkan lima bahasa cinta. Ada orang yang mementingkan afirmasi (perilaku positif); ada yang mementingkan kebersamaan (waktu berkualitas); sebagian lain lebih menyukai hadiah; ada pula yang lebih senang bila pasangannya meladeni dan membantu; orang lain menyukai sentuhan dan belaian. Tiap orang memiliki bahasa cinta yang berbeda. Tugas kita lah untuk mencari tahu, mana bahasa cinta pasangan.

“Hal tersebut dibutuhkan kerja keras, tanggung jawab, kesabaran, keikhlasan dan rasa syukur untuk membentuk perkawinan harmonis dan bahagia,” tambahnya.

Semoga hubungan dan pernikahanmu selalu harmonis dan romantis, ya ladies.

Sumber : vemale

No comments

Powered by Blogger.