<-->

Ketahuan Menikah dengan 11 Pria, Wanita Ini Ditimpuk Batu hingga Tewas

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
ilustrasi
 
Seorang wanita Somalia ditimpuk batu hingga tewas pada Rabu, 9 Mei 2018. Hukuman rajam itu dilaksanakan oleh militan Al Shabaab setelah pengadilan setempat menyatakan perempuan tersebut menikah dengan 11 pria.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
Menurut para saksi, wanita itu dieksekusi di depan umum di Distrik Sablaale di wilayah Shabelle, sekitar 250 kilometer dari Mogadishu. Daerah ini di bawah kendali kelompok militan.

"Hakim ... mengatakan bahwa wanita itu telah mengakui tuduhan yang dialamatkan terhadapnya, bahwa dia menikahi 11 suami," demikian bunyi pernyataan yang disiarkan di situs web pro-militan Al Shabaab seperti dikutip dari Asia One, Jumat (11/5/2018).

Para saksi, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan belasan anggota Shabaab dengan tutup kepala terlibat dalam hukuman rajam atas kasus wanita menikah dengan 11 pria.

Menurut pernyataan kelompok Al Shabaab, ibu delapan anak berusia 30 tahun itu ditangkap setelah dua orang memperebutkannya. Masing-masing mengaku sebagai suami yang sah.

Setelah wanita itu ditangkap, jumlah pria yang mengaku telah menikah dengannya pun meningkat.

"Salah satu suami meninggal dan yang lain menceraikannya, tetapi sembilan orang lainnya masih berstatus menikah dengannya," tambah pernyataan itu.

Para saksi mengatakan, wanita itu menikahi pria secara diam-diam agar mereka tak menyadari pernikahan sebelumnya.

Di Somalia, wanita memiliki banyak suami dianggap tak lazim. Sementara seorang pria di sana dapat menikahi hingga empat istri, meski terkadang dirahasiakan agar tak ketahuan pasangan yang lain.

 https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
 
Namun memang benar bahwa di sana seorang wanita akan menikahi suami kedua tanpa perceraian resmi, seringkali karena alasan ekonomi.

Tentara dari Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) mendesak militan Al Shabaab keluar dari ibu kota Somalia pada tahun 2011. Kendati demikian, kelompok itu masih memegang kekuasaan di sebagian besar daerah pedesaan. Di mana mereka sering menerapkan hukuman rajam seperti pelemparan batu untuk kasus perzinahan.

Sumber:liputan6

No comments

Powered by Blogger.