Ladies, bersyukurlah punya tubuh montok dan padat berisi



    Kurus dan langsing masih dianggap sebagai bentuk tubuh yang ideal dan dambaan sebagian wanita. Sementara mereka dengan tubuh montok dan padat berisi cenderung tidak percaya diri.



Tapi tahukah kamu bahwa ternyata ada sisi positif memiliki tubuh curvy dan montok. Penelitian yang dilansir dari yourtango.com, mengungkapkan bahwa ada hubungan positif antara kelebihan berat badan (tubuh montok) dan harapan hidup seseorang.



Penelitian yang berjudul 90+ ini mempelajari perilaku orangtua atau generasi dengan usia di atas 90 tahun untuk menemukan apa rahasia umur panjang mereka.

Lebih dari 1.600 orang yang terdaftar dalam penelitian ini. Hasilnya, orang-orang dengan kelebihan berat badan atau tubuh montok di usia 70-an hidup lebih lama daripada orang lain dengan berat badan normal atau kurus.

Meski tentu saja tidak bisa dibantah bahwa obesitas ekstrem dapat menyebabkan penyakit, bahkan kematian. Tapi bagaimana dengan penambahan berat badan dalam skala kecil?

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Association tersebut menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko kematian untuk orang-orang yang memiliki berat badan dalam skala normal. Nyatanya, jumlah lemak yang tepat dapat membantu metabolisme tubuh, fungsi organ, serta penyerapan vitamin yang optimal.

Meski memang punya tubuh montok dikaitkan dengan kelebihan berat badan dan obesitas, tapi selama Anda menjaga pola hidup sehat dan olahraga teratur, tubuh berisi tak jadi masalah karena sebenarnya tubuh memang membutuhkan lemak dalam jumlah cukup untuk 'menjaga' diri, terutama dari cedera dan mempertahankan energi.

Jadi, bersyukurlah punya tubuh padat berisi dan curvy, ladies.


Sumber : merdeka

No comments

Powered by Blogger.