PMI Pulang Harus Sudah Mempunyai Usaha

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Pertama kali membuka toko dengan modal etalase bekas dan dagangan seadanya

Bismillah, niat itulah yang menjadikan toko kecil ini berkembang. Toko yang saya rintis dengan modal kecil ini, sekarang sudah berkembang dengan aneka macam barang yang di jual.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Berawal dari keinginan ibu untuk mencari kesibukan di masa senjanya. Ibu meminta modal untuk membuka toko kecil. Dengan pertimbangan, di kampung sangat jauh untuk membeli sembako. Jika di rumah buka toko, otomatis, ibu tidak perlu jauh-jauh belanja kebutuhan sehari-hari.

Dengan bermodalkan etalase bekas yang saya beli setahun sebelumnya, saya mulai membuka toko kecil. Meski toko tersebut menggunakan ruang tamu , namun jika kebutuhan masyarakat di sekitar bisa di jual, insyaAllah akan berkembang.

Bukankah sesuatu yang besar itu dimulai dari yang kecil? Tanya saya dalam hati. Sejak saat itu saya mulai merencanakan membangun toko di depan rumah. Dengan memanfaatkan halaman rumah, akhirnya sebuah toko bisa saya realisasikan.

Meski saat itu keadaan ekonomi saya sedang semrawut. Saya yakin, perlahan namun pasti toko kelontong impian saya akan berdiri.

Pembangunan pun dimulai dengan membeli besi dan pasir, serta material yang lain. Satu bulan kemudian mulai dibangun. Dan sebulan kemudian berhenti sampai saya terima gaji untuk membayar tukangnya. Maklum, sya hanya mengandalkan gaji dari sisa membayar hutang di bank financial saat itu.

Saya mulai belajar irit demi terkumpulnya dolar untuk biaya pembangunan. Alhamdulillah, walau sebulan jalan dan sebulan berhenti, akhirnya, toko tersebut bisa berdiri sederhana di depan rumah.

Ibu mulai mengisi dengan barang-barang keperluan masyarakat. Perlahan namun pasti, pokoknya yakin. Satu tahun, toko mulai berkembang dengan sendirinya. Berkat ketelatenan ibu, toko tersebut masih ada hingga sekarang. 

Saya bersyukur, karena sudah mebangun usaha kecil di kampung. Dengan segala keterbatasan modal yang akhirnya bisa merealisasikan mimpi mempunyai usaha kecil. 

Ternyata saya kurang puas dengan usaha tersebut dan ingin punya usaha yang lain. Karena banyak pedagang online, maka saya pun mencoba berjualan online.

Awalnya saya tidak mengerti bagaimana prosesnya, namun setelah terjun di dalamnya, saya berpikir untuk membuat toko offline juga. 

Satu demi satu mimpi harus bisa diwujudkan. Walau terhalang jarak. Namun bagi saya jarak bukanlah suatu penghalang. Karena di zaman now, usaha apapun bisa dilakukan. Perempuan zaman now harus kreatif dan inofatif. Untuk itulah saya membuka usaha toko offline. Adapun toko tersebut menyediakan bermacam macam koleksi doraemon. Ada sprei, girden, boneka, handuk, selimut, piyama dan lain-lain.

Promosi yang saya lakukan melalui media sosial dan juga dari mulut ke mulut. Meskipun toko offline ini berada jauh di desa. Namun sekarang mulai banyak pembeli yang datang langsung untuk membeli barang koleksi doraemon.

Saya bersyukur sekali, mungkin ini jawaban Allah atas kegigihan saya meninggalkan zona nyaman. Sebuah proses panjang jika di ceritakan. Namun bisa menjadikan pengalaman paling berharga. Sebelum pulang ke Indonesia, kita harus mempunyai usaha sendiri. Sebab, dengan uang saja tidak cukup.

Jika uang kita sudah habis dan kita tidak punya usaha maupun skill, ujung-ujungnya kita akan kembali merantau. Untuk itu saya mempersiapkan diri sejak dini, supaya pulang ke Indonesia tinggal melanjutkan usaha yang saat ini dikelola oleh Ibu.

Tidak selamanya saya di perantauan. Menjadi pengusaha di Indonesia adalah impian saya. Semua tergantung niat dan kesungguhan. Tidak harus menunggu uang ngumpul baru membuka usaha.

Seperti halnya usaha ketiga saya. Awalnya saya hanya membeli 10 pasang pakaian adat. Dengan harapan suatu saat akan bertambah. Tentu saja saya harus membelinua secara mencicil dengan kondisi keuangan yang dibagi-bagi.

Dari pakaian adat, bertambah pakaian profesi dan wisuda. Alhamdulillah sudah banyak orang yang menyewa dan mengetahui keberadaan toko kecil saya. Walau di sebuah kampung yang masih jarang penduduknya.

Semua harus dicoba sebelum mengatakan tidak mungkin. Sebab jika sudah mencoba sebuah usaha, kita akan ketagihan untuk terus mengembangkannya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

PMI harus mempunyai usaha sebelum kembali ke tanah air. Agar bisa melanjutkan mimpi di negeri sendiri.

Pengalaman tak ternilai harganya, adalah saat saya menjadi TKW, namun berusaha membangun usaha di Indonesia. Jatuh dan bangun tentunya sudah saya alami. Tapi saya tidak takut untuk melangkah demi yang namannya perubahan.

Ayo membangun usaha dari sekarang, jangan menunggu ketika pulang duhai pahlawan keluarga...!

Sumber:kumparan

No comments

Powered by Blogger.