Ribuan TKI Meriahkan Pawai Ramadan di Hong Kong

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sekitar 2.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong mengikuti pawai Ramadan, Minggu (6/5). Pawai yang diorganisir oleh Dompet Dhuafa Hong Kong ini diikuti oleh 70 kelompok muslimat WNI di sana. Pawai begitu meriah, mereka berjalan beriringan sambil bersalawat dari North Point Ferry Pier menuju City Hall di Central Hong Kong yang berjarak sekitar 4 km.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

General Manager Dompet Dhuafa Hong Kong Muhammad Ilham mengatakan bahwa pawai Ramadhan ini sudah rutin dilaksanakan sejak 2013. Pawai ini dilaksanakan untuk memperkenalkan bulan Ramadan dan Islam Indonesia yang damai kepada masyarakat Hong Kong. Menurutnya, antusias peserta pun setiap tahun semakin tinggi, terbukti dengan semakin banyaknya yang mengikuti pawai Ramadan ini.

"Mari kita sambut bulan Ramadan dengan gembira dan damai. Mari kita perkenalkan Islam Indonesia yang damai kepada warga Hong Kong. Jaga nama baik bangsa, selalu bawa budaya kita yang terbuka, ramah, dan sopan. Mari ikuti pawai Ramadan ini dengan tertib. Terima kasih kepada otoritas Hong Kong yang sudah memberi izin dan membantu pengamanan," kata Konjen RI Hong Kong Tri Tharyat dilansir dari kumparan, Minggu (6/5).

Konjen Tharyat juga menegaskan bahwa Hong Kong sangat toleran dan terbuka terhadap budaya asing. Hal ini terbukti dengan diizinkannya pelaksanaan pawai Ramadan ini sejak 2013 di Hong Kong. Meskipun Islam merupakan agama minoritas di Hong Kong, namun pemerintah dan warga Hong Kong mengizinkan serta menghormati umat Muslim melaksanakan ibadah dan merayakan hari raya sesuai dengan kepercayaan mereka.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Selesai melaksanakan pawai, kegiatan ditutup dengan pertunjukan kesenian angklung, biola, dan qasidah oleh TKI Hong Kong. Terlihat sepanjang pawai, baik warga lokal maupun turis ikut menyaksikan dan mengambil gambar kegiatan pawai. 

"Hong Kong sudah begitu toleran dan terbuka menerima agama dan budaya kita yang berbeda. Untuk itu, kita juga harus membalasnya dengan menjaga ketertiban serta mentaati peraturan yang berlaku di Hong Kong. Inshaallah, orang Indonesia akan dikenal sebagai orang-orang yang ramah, sopan, dan umat Muslim Indonesia dikenal sebagai muslim yang damai dan toleran," tutup Tri Tharyat.

Sumber:kumparan

No comments

Powered by Blogger.