Anak Tewas Tertimpa Peti Jenazah Ibunya Saat Pemakaman Adat Rambu Solo

 Samen Kondorura tewas setelah tertimpa peti jenazah ibu kandungnya sendiri di Lembang Parinding, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Foto: Facebook Andre Noval/Kriminologi.id - Kriminologi.id

Rambu Solo, upacara pemakaman adat Toraja menelan korban. Seorang anak bernama Samen Kondorura tewas setelah tertimpa peti jenazah ibu kandungnya sendiri di Lembang Parinding, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. 

Tragedi yang menimpa pria berusia 40 tahun itu saat acara Rambu Solo atau upacara adat kematian masyarakat di Kabupaten Toraja dan Kabupaten Toraja Utara pada Jumat, 15 Juni 2018, sekitar pukul 13.00 WITA.
Diduga upacara adat maut ini disebabkan karena tangga menju Lakkean roboh. 

Berdasarkan informasi yang diunggah pada akun Facebook Andre Noval, saat prosesi Ma'palao, salah satu rangkaian kegiatan dalam acara Rambu Sol, peti jenazah digotong turun dari Rumah Tongkonan untuk naik ke Lakkean. 


Berdasarkan video yang ada, peti jenazah digotong oleh beberapa warga. Dengan hati-hati mereka mengangkat peti jenazah itu hingga Lakkean.

Nahasnya, sesaat jenazah diletakkan di Lakkean, tangga bambunya roboh, membuat warga, termasuk korban yang menggotong jenazah itu jatuh. 


Peti mati ibu kandung Samen menimpa korban yang berada di bagian paling depan. Kemungkinan penyebab tangga bambu itu roboh adalah karena tidak mampu menopang beban dari banyaknya orang yang menggotong peti jenazah.

Menurut polisi, demikian ditulis oleh Andre, keluarga sempat membawa Samen ke Rumah Sakit Elim Rantepao. Namun, nyawa korban tak diselamatkan.











Sumber : kriminologi id

No comments

Powered by Blogger.