Balas Dendam, Istri Sah Telanjangi Pelakor dan Siram Bubuk Cabai ke Tubuhnya

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Hati wanita mana yang tak sakit dan marah jika mengetahui suaminya berpaling dengan wanita lain. Seperti yang dialami oleh wanita asal Vietnam ini yang kesal rumah tangganya dirusak oleh pelakor. Ia pun mempermalukan pelakor tersebut di depan banyak orang.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Belum lama ini foto seorang istri yang marah jadi viral. Ia menelanjangi wanita yang diduga pelakor di jalan dan menyiram tubuhnya dengan saus ikan serta bubuk cabai. Insiden itu terjadi sekitar jam 10 malam waktu setempat pada pertengahan Juni dan disaksikan oleh beberapa pejalan kaki.

Wanita yang dituduh pelakor itu adalah Giang Jun berusia 30 tahun. Saat istri yang tak dikenal itu menerobos masuk dan menuduhnya berselingkuh dengan suaminya, Jun sedang bekerja di spa kecantikannya di Thanh Hoa, Vietnam.

Tak butuh waktu lama sebelum istri yang penuh dendam dan amarah itu menyeret dan menjambak rambutnya untuk keluar dari spa. Di jalan, sang istri menelanjangi Jun sebelum menuangkan saus ikan dan bubuk cabai di tubuhnya.



Menurut saksi David Pam, sang istri mengklaim bahwa ia telah menikahi suaminya selama 10 tahun. Ia juga mengungkapkan istri tersebut mengumpat dan mengutuk wanita yang diduga sebagai penyebab hancurnya rumah tangganya.

"Ada banyak kutukan pada wanita itu (Jun). Sang istri mengatakan dia telah menikah selama sepuluh tahun dan bahwa pemilik spa kecantikan telah menghancurkan pernikahannya. Ada sekelompok wanita yang membantunya. Dia menarik rambutnya dan menamparnya. Dia menaruh bubuk cabai di atas tubuhnya," kata Pam kepada Daily Mail.

"Korban tidak menunjukkan perlawanan, dia hanya berada di tanah dan menerimanya. Saya pikir dia dibawa ke rumah sakit karena luka bakar yang disebabkan oleh bubuk cabai," tambahnya.

Sayangnya, pada saat pihak berwenang tiba, semua orang yang terlibat sudah pergi. Sementara itu, kepala kantor polisi Thanh Hoa, Nguyen Chi Phuong mengutuk tindakan biadab itu dan bersumpah untuk menangani kasus tersebut sesuai dengan hukum.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Phuong menambahkan bahwa penyerang bisa menghadapi beberapa tuduhan, termasuk cedera yang disengaja dan gangguan publik. Ia juga mendesak pasangan yang sudah menikah yang tidak lagi saling menghargai satu sama lain bisa menyelesaikan masalah melalui perceraian.

"Jika mereka tidak lagi menyayangi, mereka harus saling menghormati dan bercerai sesuai dengan hukum. Jika ada alasan untuk membuktikan bahwa suami menunjukkan tanda-tanda melanggar perkawinan dan struktur keluarga, ada banyak cara hukum untuk menyelesaikan kasus ini, seperti mengajukan permohonan kepada pemerintah lokal atau kantor polisi untuk penyelesaian," kata Phuong.

Sumber:wolipop

No comments

Powered by Blogger.