Bayi Baru Lahir Dilemparkan Ibu Asal Indonesia dari Lantai 2 di Malaysia



     Bayi Baru Lahir Dilemparkan Ibu Asal Indonesia dari Lantai 2 di Malaysia Kasus mengerikan terjadi di Kajang, Selangor, Malaysia.



Seorang bayi laki-laki yang baru lahir terlempar dari lantai dua sebuah bangunan di Jalan Hentian 4, Stasiun Bus Kajang, Selangor.



Namun, bayi tersebut tetap hidup dan saat ini dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Seperti dilansir The Star, Malaysia, Senin (25/6/2018), bayi itu ditemukan oleh seorang warga yang sedang makan di restoran terdekat, Minggu (24/6/2018) sore,  sekitar pukul 17:00 waktu setempat.

Juru bicara kepolisian (OCPD) Kajang, Mohd Sabri Abdullah mengatakan, pemilik restoran mendengar dentuman keras di kanopi restoran, lalu memeriksa asal suara tersebut. 

ia kaget melihat ada bayi itu tergeletak di tengah jalan.

Pria itu dengan cepat membungkus bayi itu dengan kain dan membawanya ke klinik terdekat.

“Bayi itu kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Kajang. Dia dalam kondisi kritis, ” kata Sabri.

Polisi telah menahan seorang wanita asing sekitar pukul 11.30 malam pada hari yang sama.

Wanita itu berasal dari Indonesia, berusia sekitar 20-an dan bekerja di sebuah pabrik tak jauh dari kawasan tersebut.

“Kami sedang menyelidiki kasus ini karena meninggalkan seorang anak di bawah usia 12 tahun. Wanita itu telah ditahan sampai Senin depan," katanya.

Berita Harian melaporkan, pria yang menyelamatkan bayi itu bernama Thayalan Paliandy (33).

Ajey, begitu pria itu disapa, sedang makan di sebuah restoran di dekat lokasi tersebut.

Ketika mendengar wanita pekerja restoran menjerit, Ajey langsung berlari ke arah suara dan melihat bayi dalam kondisi tanpa pakaian itu tergeletak dekat beberapa batangan besi.

Ajey kemudian membalutnya dengan kain lalu berlari ke jalan raya dan menyetop sebuah mobil van dan membawanya ke klinik terdekat.

Tiba di klinik itu, dokter klinik melakukan pertolongan pertama, kemudian merujuk bayi itu ke rumah sakit karena kondisinya sangat parah.

Namun bayi itu tidak langsung jatuh ke tanah, tetapi menimpa atap restoran tempat ia makan.

Ajey mengaku sudah menjenguk bayi itu Senin siang di ICU RS Kajang, Senin siang.

Bayi itu patah pada bahagian bahu dan kepalanya juga mengalami pendarahan.

 Ajey yang juga seorang pengusaha ini berjanji akan terus mengikuti perkembangan bayi yang membuatnya tidak tidur semalaman.

Informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut dilakukan oleh orangtuanya sendiri, namun belum diketahui motifnya.



Sumber : Tribun

No comments

Powered by Blogger.