Berusaha Jual Bayi Seharga Rp 129 Juta, Kelompok di China Ditangkap

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
ilustrasi

Enam orang anggota sebuah kelompok di China ditangkap setelah mereka dituding berusaha menjual bayi yang baru lahir. Dilansir SCMP Senin (25/6/2018), polisi menyatakan penangkapan didasarkan pada laporan investigasi yang dikeluarkan media lokal, Xiaoxiang Morning Post. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Dalam laporan tersebut, ada kelompok yang bermarkas di Yiyang, Provinsi Hunan, yang diduga melakukan perdagangan manusia melalui media sosial WeChat.

Pada pertengahan Juni ini, kelompok itu menawarkan bayi laki-laki sehat yang baru saja lahir seharga 60.000 yuan, atau Rp 129,8 juta. Dalam iklan tersebut, disertakan juga dua video mengenai kondisi bayi tersebut, serta data diri orangtua yang menjualnya. 

"Siapapun yang tertarik untuk membeli bayi ini, harus datang ke Hunan, Yiyang, secepatnya," demikian iklan dalam media sosial. Dalam keterangan polisi, setelah membaca laporan tersebut, mereka memulai penyelidikan, dan menangkap tiga terduga pelaku. "Dari pengembangan berdasar tiga orang yang kami tangkap, kami membekuk tiga lainnya sehingga total ada enam orang terduga pelaku," demikian keterangan polisi. 

Dalam laporan kepolisian, orangtua bayi yang baru lahir itu mengaku terpaksa menjualnya karena tidak kuat membesarkannya. Kelompok di tersebut mempunyai kontak beberapa rumah sakit di Yiyang, dan bakal menghubungi setiap perempuan hamil yang masuk ke rumah sakit.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Para pelaku berkata, merek bisa menemukan calon pembeli untuk bayi yang baru dilahirkan itu dalam waktu dua sampai tiga hari setelah iklan itu dirilis. Adapun bagi orangtua si bayi, mereka diharuskan menandatangani deklarasi yang pada intinya menyerahkan bayi itu secara sukarela. 

"Saya berharap Anda sebagai orangtua adopsi bisa memperlakukan dia dengan penuh kasih sayang," demikian bunyi deklarasi itu.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.