Dipicu Kosmetik, Begini Cara Sadis Pelaku Bunuh Hingga Masukkan Jasad ke Kardus

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pelaku pembunuhan Rika Karina alias Huang Lisya (21) ditangkap polisi. Caranya mengambil nyawa sales di Plaza Millenium ini cukup sadis. Rika ditemukan tewas di dalam kardus. Kardusnya disimpan di atas motor.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Motor Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul, Medan.

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap pelaku selang satu hari penemuan jasad Rika. Pelaku bernama Handri alias Ahen (31).

Hendri merupakan warga Jalan Platina Perumahan Ivory, Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Titi Papan.

Kecurigaan polisi terhadap Hendir, Kanit II Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Sumut Kompol Hendra Eko Triyulianto menjelaskan, berawal dari keterangan saksi bahwa pelaku keluar rumah menggunakan motor orang lain.

Saat keluar komplek rumahnya, Hendri turut serta membawa kardus di bagian belakang.

"Kami (polisi) setelah mendapat informasi tersebut dan disesuaikan dengan CCTV yang ditemukan di lapangan, bahwa ciri-ciri pelaku sesuai dengan pelaku yang kami amankan.

Kemudian tim gabungan dari Jatanras Poldasu, Jatanras Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan penggerebekan di kediaman pelaku," ujarnya, Kamis (7/6/2018) seperti dikutip dari Tribun Medan.

Kini, polisi masih melakukan pencarian barang bukti yang telah dibuang oleh pelaku. Di tengah pencaria, pelaku melakukan perlawan kepada polisi. Sampai akhirnya kemudian, terpaksa dilumpuhkan pada bagian kaki sebelah kanan. Kini tersangka sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Dari hasil pengakuan Hendri saat diintrogasi oleh petugas, pembunuhan tersebut berawal ketika Rika datang ke rumahnya di Jalan Platina Perumahaan Ivory nomor 1 M, Kecamatan Medan Deli Kelurahan Titi Papan

Di rumah tersebut, terjadilah cekcok. Berdasarkan pengakuan Hendri kepada petugas, cekcok dipicu urusan jual beli kosmetik. Sudah lama dipesan, namun kosmetik tersebut tak juga tiba..

"Jadi pelaku geram karena barang pesanan kosmetik yang dipesan kepada korban tak kunjung tiba. Sementara korban sampai saat ini belum memberikan barang kosmetik yang sudah di beli dan di bayar oleh pelaku sebesar Rp 4, 2 jut pembayaran tersebut di lakukan sekitar tanggal 31 Mei 2018 di Milenium Plaza (tempat korban bekerja)," jelasnya.

Tak kuasa menahan emosi, pelaku lantas mulai menganiaya korban.

Menurut Kompol Hendra Eko Triyulianto, pelaku membenturkan kepala korban ke dinding rumah.

Tak habis sampai disitu saja, pelaku juga menikam leher korbang menggunakan pisau.

Diduga menggunakan pisau yang sama, Hendri lantas menyayat pergelangan tangan Rika sampai meninggal dunia.

Kompol Hendra melanjutkan, Rika yang ssudah tak bernyawa kemudian dimasukkan ke dalam koper dan dikemas kardus.

Kardus itu kemudian dibawa menggunakan motor Rika sampai ke lokasi penemuan awal.

Setelah memarkir motor dan membiarkan jasad Rika berada di jok belakang motor, Hendri lantas pergi dengan berjalan kaki ke arah Jalan Karya.

Sembari jalan, Hendri juga melempar helm Rika ke pekarang kosong milik warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
"Jadi pelaku ini meninggalkan sepeda motornya kemudian menyetop becak dan ia pulang ke rumahnya. Sekitar pukul 05.00 WIB, Hendri membawa bungkusan plastik hitam yang berisi baju, sandal lalu membuangnya ke Sungai Deli," kata Kompol Hendra Eko Triyulianto

Pelaku berhasil diamankan di Jalan Platina Perumahan Ivory sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan satu bilah pisau dengan gagang warna hijau, satu potong celana jeans pendek warna biru, satu buah jaket warna hitam, dua unit HP merk samsung dan Coolpad dan ang senilai Rp 2,7 juta.

Sumber:tribunnews

No comments

Powered by Blogger.