Kisah Miris TKI Disekap 12 Tahun, Diperlakukan Bak Budak di Arab Saudi


Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Een Rohayati menceritakan kisah mirisnya selama bekerja 12 tahun di Arab Saudi. Warga Kampung Batununggul 1 Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar) itu diperlakukan bak budak selama bekerja.

Selama bekerja, Een tidak diberikan waktu yang cukup untuk istirahat. Bahkan, selama bekerja itu, ia tidak mendapatkan gaji satu rupiah pun.

"Majikan saya itu orangnya keras. Saya hanya diberi waktu beristirahat hanya dua jam, sehingga saya tidak bisa ke luar rumah, dan di dalam rumah majikan itu selain Saya masih ada 13 orang lainnya," ungkap Een di Subang, Jumat, 15 Juni 2018, seperti dilansir rri.co.id.

Ia menceritakan, berkat usaha dan kerja keras anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Linda Megawati dan DPRD Subang Nurul Mu'min, ia bisa berlebaran dan berkumpul bersama keluarga serta kerabatnya.


Usaha dan kerja keras dua wakil rakyat tersebut dilakukan selama hampir satu tahun. 

"Alhamdulillah Lebaran hari ini, Saya sudah bisa kumpul lagi bersama dengan Anak dan Suami di rumah, semua ini berkat kerja keras Bapak Nurul Mu"min dan Ibu Linda Megawati, jika keduanya tidak peduli kepada Saya, mungkin Saya saat ini juga masih disekap oleh majikan di Arab Saudi," ujar Een.

Een didampingi Suaminya Acum menemui Anggota DPR RI Linda Megawati di kediamannya di Subang, hanya untuk sekadar menyampaikan rasa terima kasihnya atas upaya dan kerja kerasnya, hingga Een bisa kembali kepada Keluarga.

"Saya kesini hanya untuk menyampaikan rasa terima kasih Saya kepada Ibu Linda Megawati dan Pak Nurul Mu'min," katanya.

Linda Megawati mengaku senang dan bahagia melihat Een bisa kembali ke Subang. Ia mengatakan, upaya yang dilakukannya bersama Nurul Mu'min, tidak seberapa.



Ia menambahkan, sudah menjadi kewajibannya selaku wakil rakyat, yang harus peduli terhadap warganya yang menjadi korban penyekapan oleh majikannya yang tidak berprikemanusiaan.

"Pemerintah berkewajiban untuk membantu menyelesaikan warga negaranya jika mengalamai masalah di luar negeri, terlebih Ibu Een ini bekerja di Arab Saudi itu, sebagai pahlawan devisa negara, tetapi mendapat perlakuan yang tidak wajar dari majikannya, apalagi sampai tidak diberikan gajinya selama 12 tahun," ujar Linda.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan, Een juga mendapatkan hak gajinya selama 12 tahun itu dari majikannya. Sebab, Linda mengungkapkan, pihaknya langsung bertemu dan meminta pihak Kedubes Arab Saudi agar majikannya membayarkan hak Een secara utuh.





Sumber : kriminologi id

No comments

Powered by Blogger.