<-->

Majikan Temukan Seorang TKI Di Hong Kong Simpan Jimat Di Laci Pakaiannya


      Belum selesai tentang persoalan TKI  Hong Kong  yang mengencingi air minum majikannya untuk tujuan membangun keharmonisan antara PRT dan sang majikan agar majikan bersikap lunak dan tidak galak, beberapa waktu yang lalu muncul temuan seorang TKI Hong Kong yang menyembunyikan barang aneh di kamarnya.



Sebuah postingan di group majikan Hong Kong bernama Zhang beberapa waktu yang lalu menjadi viral kemana-mana lantaran postingannya dia menduga barang temuannya itu adalah jimat  lantaran menemukan sebungkus plastik yang berisi tanah, krikil dan paku.


Barang lainnya  di temukan Zhang di kamar PRT nya adalah foto dirinya dan foto PRT nya yang di tulisi nama dirinya dan nama PRTnya yang berada di dalam lingkaran mantra. 

Melalui Group Facebook majikan Hong Kong, Zhang berusaha meminta bantuan untuk menterjemahkan isi dari mantra yang dia temukan, sekaligus sharing mencari tahu apa gerangan maksud dibalik temuan tersebut. 

Mayoritas komentatorpun sepakat bahwa temuan tersebut adalah jimat. Namun beberapa dari mereka berusaha meyakinkan majikan tersebut bahwa yang ditemukannya bukan untuk maksud buruk. 

Joan Tsui Tung, salah seorang member di Group tersebut mengatakan, penggunaan barang yang disebut jimat tersebut merupakan tradisi orang Indonesia dalam rangka mendapatkan keberuntungan. Zhang dalam postingannya mengaku telah dia kali memiliki PRT asal Indonesia dan kedua-duanya sama-sama menyimpan benda-benda yang terindikasi sebagai jimat. 

Zhang mengatakan merasa tidak nyaman dengan keberadaan barang-barang tersebut, dia mengaku harus segera mengakhiri kontrak kerja dengan PRTnya. 

Seorang komentator di Facebook pemilik akun Jeanny mengatakan, sebaiknya Zhang tidak perlu panik, sebab, sebagaimana halnya dalam tradisi China yang menyimpan benda-benda keramat dan memiliki keprrcayaan pada mantra, yang dilakukan oleg PRT tersebut juga tidak jauh berbeda. 

Nouritha, komentator lainnya menyatakan, selama tidak membahayakan keselamatan, menurutnya tidak masalah dengan keberadaann benda-benda tersebut.


Sumber : Liputan 6

No comments

Powered by Blogger.