Pura-Pura Bawa Bom di Pesawat Malaysia Airlines, Pria Ini Dihukum 12 Tahun Bui

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria asal Sri Lanka bernama Manodh Marks dijatuhi hukuman penjara 12 tahun oleh Pengadilan Australia atas aksi ancaman bom yang ia lakukan saat berada dalam pesawat yang terbang dari Australia. Pria itu juga melakukan aksinya di bawah pengaruh obat-obatan terlarang.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Manodh Marks menjadi orang pertama di Australia yang dijatuhi hukuman penjara dengan tuduhan berusaha mengambil alih kendali pesawat. Demikian seperti dikutip dari ABC Indonesia, Jumat (8/6/2018).

Pria berusia 25 tahun itu memaksa pesawat Malaysia Airline MH-128 penerbangan Melbourne - Kuala Lumpur kembali ke Melbourne Airport, setelah ia menenteng alat pengeras suara dan baterai seakan-akan kedua bom itu merupakan bom rakitan.

Pesawat yang berangkat tanggal 31 Mei 2017 itu membawa lebih dari 220 penumpang.

"Saya membawa bom.. saya ingin berbicara dengan pilot," kata Mark kepada penumpang lain.

Ketika menjatuhkan hukuman, Hakim Pengadilan County Court Australia, Michael McInerney mengatakan Mark masuk ke dalam ruang kokpit dan mengatakan dia memiliki bom dan akan menghancurkan seluruh pesawat.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Penumpang dan awak tidak saja khawatir, tapi juga yakin bahwa kamu memang memiliki bom," kata hakim.

Pria asal Sri Lanka tersebut kemudian berhasil dilumpuhkan oleh penumpang lain, yang kemudian menggunakan kabel untuk mengikat tangan dan kakinya, sampai pesawat mendarat kembali di Melbourne Airport, Australia 15 menit kemudian.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.