<-->

TKI yang Mudik Mulai Berdatangan di Bandara Ahmad Yani Semarang



Di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, peningkatan jumlah penumpang tak hanya didominasi pemudik lokal. Pemudik tenaga kerja migran dari Malaysia dan Singapura yang mudik pun berdatangan lewat bandara ini sejak Jumat (8/6) hingga sekarang.


Tenaga kerja migran menggunakan dua maskapai yang melayani rute Semarang - Kuala Lumpur (Air Asia) berkapasitas 180 penumpang dan Semarang - Singapura (Silk Air) berkapasitas 145 penumpang untuk sekali penebangan.

"Sejak H-7 Lebaran atau Jumat (8/6), sudah ada peningkatan kedatangan WNI dari terutama dari Malaysia dan Singapura, meningkat 20-30 persen tiap harinya," kata Kasubsi Lintas Batas Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Olie Rahman, Senin (11/6).

Kendati demikian, dua maskapai tersebut tidak mengajukan extra flight ke otoritas yang berwenang. Karena masih mencukupi untuk melayani penebangan rute itu.

"Kalau hari biasa banyak WNA nya, masa lebaran didominasi WNI dan TKI," katanya.

Seperti halnya pada kedatangan pesawat Air Asia. Sejak H-7 Lebaran hingga H-4, Air Asia rata-rata mengangkut 170 - 175 WNI dan sisanya WNA tiap hari. Padahal di luar masa libur Lebaran, WNA yang turun di Bandara Ahmad Yani rata-rata bisa mencapai 20-30 orang per hari.

"Dari H-7 sampai H-4 ini ada 1.267 WNI dan 97 WNA. Terpaut sedikit dibanding kurun waktu yang sama di Lebaran tahun lalu, sejumlah 1.446 WNI, 94 WNA," tambahnya.

Perbedaan itu menurutnya, karena ada perbedaan waktu masa libur kerja. Saat ini masih banyak WNI yang tengah mengurus proses kepulangan di negara tempatnya bekerja.

"Sampai saat ini pemudik TKI terpantau tertib administrasi saat tiba di Bandara Ahmad Yani. Tidak ada pelanggaran, paspor sesuai identitas maupun sesuai orangnya," katanya.

Lonjakan Penumpang dan Kargo 

Humas PT. Angkasa Pura I Dian Permata Sari menambahkan sejak H-8 Lebaran atau Kamis (7/6) hingga H-5 Lebaran atau Minggu (10/6), tercatat ada 563 penerbangan yang dilayani terminal baru Bandara Ahmad Yani.

Jumlah tersebut meningkat 37 persen dibanding kurun waktu yang sama 2017, sejumlah 411 penerbangan. Meningkatnya aktivitas penerbangan ini berbanding lurus dengan jumlah pengunjung. Di kurun waktu yang sama, mereka yang tiba dan terbang dari Bandara Ahmad Yani sebesar 64.591penumpang.

"Meningkat 36 persen dibanding 2017," ujar dia.

Hal sama juga terjadi pada  aktivitas kargo. H-8 hingga H-5 Lebaran tercatat ada 336.801 kg, naik dibanding kurun waktu yang sama 2017, sebesar 287.870 kilogram.

"Apalagi bandara baru sudah memiliki terminal kargo sendiri, jadi lebaran ini lebih siap melayani angkutan kargo lintas negara. Aktifitas kargo naik 17 persen," katanya. 

Sumber:akurat

No comments

Powered by Blogger.