Ratusan Paspor TKI Hong Kong Di Tangan Rentenir, Ada 3 Kali Pernyataan KJRI Hong Kong Dalam Sehari


https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Hong Kong-Penangkapan seorang warga lokal Hong Kong yang bernama Mr Li (64) di tuduh melakukan praktik loan shark atau rentenir ilegal berikut juga ditemukan barang bukti berupa 856 buah dokumen paspor yang di dominasi oleh paspor WNI.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
Bukan hanya menyita perhatian netizen Hong Kong. Sekitar 800 korbanpun juga menyimak intens update informasi terkait hal tersebut.
 
Dilansir dari ApaKabarPlus  tertangkapnya Mr. Lee  pada tanggal 5 juli 2018 lalu, bermunculan pembaca yang kebingungan paspornya  masuk dalam sekitar 800 paspor tersebut.

Menyikapi kebingungan BMI yang paspornya masuk dalam 800-an paspor tersebut, ApakabarOnline.com berupaya untuk menghubungi KJRI terkait hal ini. Sekitar jam 12 Siang waktu Hong Kong.

 Dilansir dari ApakabarOnline.com memperoleh keterangan dari salah satu pejabat konsuler KJRI yang memberi arahan untuk menghubungi nomor Kepolisian Hong Kong yaitu, 18222, nomor Hotline KJRI Hong Kong yaitu, +852 67730466 dan +852 68942799. Atau langsung ke nomor bidang Kepolisian KJRI Hong Kong +852 36510253.

 Kalangan pembaca sempat dibuat bingung, karena jeda beberapa jam kemudian, KJRI Hong Kong mengunggah informasi menyikapi kasus ini dengan sebuah poster yang diposting di laman Fanspage Facebook KJRI Hong Kong yang dengan lugas mengarahkan TKI yang paspornya ditahan untuk langsung menghubungi Kepolisian Hong Kong.

 Penangkapan pria ini merupakan tindak lanjut dari laporan beberapa TKI yang menjadi korban praktik rentenir (pinjaman uang berbunga ilegal) yang dia jalankan sejak beberapa tahun belakangan.

Dalam aksi penangkapan, Polisi berhasil menyita 856 paspor milik pekerja rumah tangga asing yang didominasi oleh TKI, 3 buah buku catatan serta sejumlah uang tunai.

Berdasarkan pengakuan beberapa korban yang melapor, pria ini akan meminjamkan uang sebesar HKD 4.000 dengan jaminan paspor, serta dengan bunga pinjaman sebesar 125%. Jangka waktu pengembalian uang selama 4 hingga 6 bulan harus lunas. Jika tidak lunas, maka bunga pinjaman setiap bulannya akan menambah nilai pokok pinjaman.

 
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
 
Dan selama pinjaman belum lunas pengembaliannya, dokumen paspor yang ditahan tidak bisa dikembalikan.

Sampai berita ini diturunkan, kasus ini sedang dalam penanganan Kepolisian Distrik Tsuen Wan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan kasus ini.
Sumber:apakabarplus

No comments

Powered by Blogger.