Telan Boneka Sapi, Ular Piton di Australia Terpaksa Dioperasi



      Seekor ular piton menjalani operasi di Queensland utara, Australia, setelah menelan boneka milik seorang anak perempuan. Piton itu memakan boneka berbentuk sapi tersebut lalu berbaring di tempat tidur untuk mencernanya.



Setelah penghuni rumah yang berada di Kuranda, Queensland, mengetahui insiden itu, mereka segera menghubungi pawang ular. Petugas pawang ular segera menuju ke lokasi dan memerika kondisi reptil sepanjang 2 meter tersebut.



Hayley-Anne Hill dari Miss Hiss Reptiles mengatakan, selama 20 tahun bekerja menangkap ular, dia belum pernah melihat kejadian seperti itu.

"Seluruh rumah gembira pada saat Anda tiba di sana, itu bukan sesuatu yang Anda temui setiap hari. Kami mengantongi ular yang sudah mencerna barang non-makanan ini dalam waktu sekitar 20 detik. Kami langsung tahu ular itu baru saja makan sesuatu. Tonjolan di tengah-tengah ular itu seukuran ayam," kata Hill, seperti diberitakan Australia Plus ABC.

"Bagus mereka mengawasinya, kalau tidak, kita tidak akan tahu itu mainan dan itu bisa saja membahayakan," ujarnya.

Setelah dicek, Hill membawa piton itu ke dokter hewan. Dokter mengatakan hewan itu harus dioperasi untuk mengeluarkan mainan yang bersarang di perutnya.

Sang perawat, Shannon Diblasio, menyebut tim dokter melakukan operasi, setelah ular itu gagal memuntahkan mainan.

"Mainan yang berbulu menyerap banyak cairan internal, jadi kami memberi ular itu cairan kemudian salah satu dokter hewan kami menyuntikannya dengan anestesi umum dan mengoperasinya. Kami mendengar hewan itu menelan mainan anak-anak, namun kami tidak yakin apa jenisnya, lalu boneka sapi itu keluar lebih dulu, sehingga hewan itu seakan melahirkan mainan," ujar Diblasio.

Boneka itu masih dalam kondisi utuh saat dikeluarkan dari perut ular tersebut. Diblasio mengaku, operasi mengeluarkan boneka dari perut ular belum terjadi sebelumnya.

"Dokter hewan mengeluarkan sebuah boneka mainan sapi berbulu yang utuh. Kami melihat beberapa kasus yang tidak biasa, tapi tidak ada yang seperti ini," kata dia.  

Dia juga mengatkan, keluarga gadis kecil itu melakukan hal yang benar dengan mengawasi ular itu dan segera melapor untuk meminta bantuan medis.

"Ular itu mungkin akan mengalami kematian yang lambat dan mengerikan dari mainan yang terjebak sehingga mereka melakukan hal yang benar. Dia pulih dengan baik tapi sayangnya mainan itu tidak bertahan dan boneka sapi itu pergi ke surga," ucap Diblasio.

Baru saja dinamai 'Moo', ular itu dikeluarkan dari dokter hewan pada Jumat (13/7) dan sedang dalam pemulihan bersama pawang ular. Rencananya ular itu akan dilepaskan ke alam liar.

Hill menyebut Moo akan dibebaskan setelah beberapa pekan direhabilitasi.

"Dia berada dalam kondisi yang sangat baik. Dia akan bersama kami selama sekitar enam pekan dan kami akan memastikan dia bisa mencerna beberapa makanan, lalu kami akan mengembalikannya ke tempat asalnya. Semoga dia tak mau makan sapi lagi," ujar Hill.

Sumber : inews

No comments

Powered by Blogger.