Terduga pelaku sempat lempar bom ke anggota Polres Pasuruan


      Ledakan bom terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Pogar Kidul, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Ada tiga ledakan yang terjadi.



Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, terduga pelaku sempat melempar bom ke salah satu polisi di sekitar lokasi ledakan.



"Bukan ke Kapolres, tapi anggota polres," kata Frans Barung ketika dihubungi Liputan6.com, Kamis (5/7).

Saat ini, polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Polri menyebut tiga ledakan tersebut berdaya rendah.

"Bahan peledak diduga low eksplosif," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal melalui pesan singkat.

Diketahui, ledakan terjadi di Kelurahan Pogar Kidul, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Ledakan membuat sebuah rumah kontrakan di kelurahan tersebut rusak.

Usai ledakan, warga sempat mengejar seorang lelaki yang diduga menjadi penghuni rumah. Lelaki yang belum diketahui identitasnya tersebut berusaha lari.

Namun, warga gagal mengamankan lelaki tersebut. Sebab, lelaki yang tengah membawa tas tersebut sempat mengancam sedang membawa bom.

Mendengar kata bom, warga spontan menjaga jarak. Hanya saja sebelum kabur, ada warga yang sempat menembak lelaki tersebut dengan peluru gotri senapan angin.


Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.