TKI Rela Jadi Kurir, Ongkos Pulang Kampung

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang pria yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terpaksa menjadi kurir sabu-sabu yang harus membawa ke tempat tujuannya atas suruhan bandar. Dari pemeriksaan, upah menjadi kurir akan digunakan untuk pulang kampung. Tapi nahas polisi lebih dahulu menangkapnya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pria berinisial SY tersebut berencana pulang kampung bersama istri dan anaknya. Belum sampai di kampungnya, ia sudah diciduk polisi. Dari hasil pengembangan dia, polisi juga mengamankan perempuan yang akan membawa serta melanjutkan sabu-sabu hingga sampai pada tempat tujuan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, AKP Iptu M. Hasan mengungkapkan, wanita yang berinisial WN tersebut diamankan disalah satu rumah setelah melakukan pengembangan dari TKI yang berinisial SY tersebut.

“Ya, SY membawa sabu-sabu ke Nunukan dari Malaysia atas suruhan bandar berinisial AT daftar pencarian orang (DPO). Sabu-sabu akan diambil WN dan akan dilanjutkan WN membawanya ke tempat tujuan,” kata Hasan.

“Jadi sebelum WN diamankan, kami amankan SY dahulu di Pelabuhan Tunon Taka. Dia membawa sabu-sabu seberat 1 kilogram (Kg). Hasil intogerasi dan lakukan pengembangan, baru kami amankan wanita yang berinisial WN tersebut,” tambah Hasan.

Hasan menjelaskan, WN diketahui wanita yang berpengalaman menyelundupkan sabu-sabu hingga ke pemiliknya. Yang akhirnya ditangkap disalah satu rumah di Jalan TVRI, Nunukan Tengah, Minggu (24/6) lalu. Ia diamankan bersama kekasihnya yang merupakan Warga Negara Malaysia. Personel akhirnya juga mengamankan oknum polisi warga negara Malaysia tersebut lantaran bersama pelaku.

Setelah dilakukan pemeriksaan, sabu-sabu tersebut akan dibawa ke Sulawesi. SY, pembawa sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia, dijanji akan diupah Rp 30 juta, jika berhasil membawa sabu-sabu ke Nunukan hingga dijemput oleh WN.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“SY saja yang kami amankan, istri dan anaknya tidak kami amankan karena tidak tahu suaminya membawa narkoba. Selain SY, WN juga kami amankan, karena ia penerus barang bukti yang akan membawanya sampai ke tujuan. Karena kasus ini bocor, kita tidak bisa lakukan pengembangan,” jelas Hasan.

Sementara itu, kekasih WN, polisi Malaysia tersebut juga tidak terindikasi atau terlibat atas kasus sabu 1 kg tersebut. Hanya saja dia diduga masuk melalui jalur ilegal. Kedua tersangka SY dan WN telah di masukan ke Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Nunukan guna tindak lanjut.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.