Berebut Produk Kosmetika, Dua Turis Perempuan China Berkelahi

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dua orang perempuan China terekam kamera berkelahi di sebuah toko Lotte duty free di Seoul, Korea Selatan karena pertengkaran di sebuah konter produk kosmetika.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Video yang dikabarkan direkam pada 15 Agustus lalu langsung menjadi viral di media sosial China dan Korea Selatan. Dalam video yang diambil seorang pengunjung toko itu memperlihatkan dua perempuan itu saling memukul, menendang, hingga bergulingan di lantai saling menjambak.

Seorang pria yang nampaknya adalah teman salah seorang perempuan itu mencoba menginjak kepala salah satu perempuan itu sebelum dia ditarik oleh para pengunjung toko. 

Para netizen yang menyaksikan video itu memberi julukan kepada dua orang yang berkelahi itu sebagai "perempuan berbaju hitam" dan "perempuan berbaju putih". Para netizen juga mencaci maki pria yang mencoba menginjak kepala salah satu perempuan itu. 

"Pria itu tidak berusaha menghentikan perkelahian, dia malah terlibat di dalamnya. Sebaiknya mereka jangan diizinkan pulang," ujar seorang pengguna media sosial Weibo. Para netizen meminta Kedubes China di Seoul turun tangan untuk mengingatkan warga negeri itu agar mematuhi hukum di negara yang mereka kunjungi.



Netizen juga meminta kedubes memberitahu keduanya agar bersedia mengantre dan bersikap rasional jika toko kehabisan barang yang mereka inginkan. Sejumlah netizen menduga kedua perempuan itu adalah para agen pembelian atau di China dikenal dengan nama daigou. 

Mereka agaknya berebut produk kosmetika untuk pelanggannya, sayang jumlah barang yang diinginkan di toko tersebut tidak cukup untuk keduanya. Korea Selatan merupakan salah satu tujuan para daigou khususnya yang mencari produk kosmetik dan lainnya karena harga di Korea jauh lebih murah.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Profesi menjadi daigou ini nampaknya sudah mendarah daging di dalam budaya belanja China sebagai hasil dari tingginya pajak atas barang mewah di negeri itu.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.