Dikira Sereal, Bocah 8 Tahun Tewas Makan Narkoba

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang bocah delapan tahun di Indiana, Amerika Serikat (AS), tewas karena memakan narkoba yang dia kira sereal. Diwartakan The Independent Senin (6/8/2018), Curtis Collman III tewas dengan kandungan methemphetamine 180 kali lebih banyak di darahnya. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Si ayah, Curtis Collman II, ditangkap atas tuduhan kecerobohan yang menyebabkan putranya tewas, serta kepemilikan methemphetamine.

Kepada polisi, pria 41 tahun itu bercerita bahwa Collman junior bangun pada 21 Juni pagi, dan berkata dia lapar. WDRB membertakan, Collman berkata kepada anaknya bahwa tidak ada makanan di apartemen mereka yang terletak di Seymour. Namun, pada saat itu terdapat meth, sebutan methemphetamine, di piring. 

Collman berujar putranya pasti mengira narkoba itu sebagai sereal karena mereka tidak punya penerangan. Setelah memakan meth, Collman III merasa sakit, sehingga Collman memutuskan menelepon teman perempuannya, yang langsung berkata agar segera dibawa ke rumah sakit. 

Namun, Collman yang takut jika dijebloskan ke penjara karena ketahuan mempunyai narkoba, langsung merebut telepon temannya. Dia kemudian kembali ke kamarnya, dan kembali dengan membawa handgun yang langsung diarahkan ke teman perempuannya. 

Alih-alih membawa anaknya ke rumah sakit, Collman justru membawa anaknya ke rumah kakeknya. Di sana, tubuh Collman III mulai kaki dan membiru. Sang kakek langsung menelepon panggilan darurat yang segera membawanya ke rumah sakit, namun oleh dokter Collman III dinyatakan meninggal.

https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Dari pemeriksaan, dokter menemukan Collman III menelan 18.000 nanogram meth, di mana dosis mematikan obat itu berada di kisaran 100 nanogram. Selain kecerobohan, Collman juga dituduh melakukan pencurian, pelecehan seksual, dan menodongkan senjata ke seseorang. Jika tuduhan tersebut terbukti, Collman terancam mendekam di penjara hingga 40 tahun.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.