Dilarang Kerja Ke Hong Kong, RM Gantung Diri Saat Suami Berangkat Jajakan Kripik Singkong

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Desakan ekonomi yang berlanjut pada perselisihan dalam sebuah rumah tangga seringkali berujung pada hal-hal yang mengerikan saat tidak tertangani dengan bijak antara pasangan suami istri yang berselisih paham. Seperti yang terjadi di Bekasi Jumat (03/08/2018) pagi kemarin.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang ibu rumah tangga muda berinisial RM yang masih berusia 23 tahun nekat melakukan aksi gantung diri di dapur rumahnya di kawasan Pondok Melati, Bekasi Jawa Barat, diduga karena tidak bisa menerima pemikiran suaminya yang melarang untuk pergi bekerja ke Hong Kong.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu mertua RM yang pagi itu datang ke kontrakan mereka dengan maksud menjenguk cucunya yang baru berusia 1,5 tahun. Karena saat mengetuk pintu tidak ada jawaban, awalnya mengira kontrakan dalam keadaan kosong. Mertua RM bertambah merasa khawatir dan memiliki firasat buruk saat beberapa waktu kemudian, tetangga yang melihat kedatangan mertua RM menghampirinya seraya menyerahkan anak RM yang semula dititipkan dengan alasan akan membersihkan rumah.

Mertua RM kemudian meminta bantuan tetangga untuk mendobrak pintu kontrakan tempat tinggal mereka, dan kenyataan pahitpun ditemukan didepan mata, RM sudah dalam kondisi tak bernyawa, tergantung pada seutas tali di dapur.

Saat itu, E suami RM seperti biasanya sudah berangkat bekerja ke kawasan pinggiran Jakarta untuk berjualan kripik singkong dan biasanya pulang pada malam hari.

Ketua RT setempat, berikut tetangga dekat menuturkan, sempat terjadi cekcok sejak beberapa hari sebelumnya antara RM dengan suaminya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“RM itu kepingin jadi TKW ke Hong Kong, karena ekonomi sulit, tapi Suaminya melarang katanya dia merasa berdosa kalau mengijinkan RM jadi TKW, belum lagi bayang-bayang penyiksaan TKW di luar negeri. Karena itulah alasan suaminya melarang RM jadi TKW” tutur ketua RT setempat kepada Koran Bekasi.

Sementara itu, hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Kematian RM disimpulkan murni karena bunuh diri juga di ungkap berdasarkan hasil visum rumah sakit. Jenazah RM dimakamkan pagi ini (04/08/2018).

Sumber:apakabaronline

No comments

Powered by Blogger.