Nanas Bisa Sebabkan Keguguran? Jangan Percaya Mitos, Ini Faktanya




       Anda sering mendengar rumor baik dari keluarga, teman, dan keluarga bahwa wanita hamil tidak boleh mengonsumsi nanas. Beberapa informasi tersebut mungkin dapat membantu, terlebih jika kehamilan Anda merupakan yang pertama. Tetapi Anda harus mencari tahu lebih lanjut apakah informasi tersebut fakta atau sekedar mitos belaka.

Jika Anda percaya bahwa wanita hamil yang mengonsumsi nanas akan mengalami keguguran sebelum masa kehamilan 9 bulan, Anda mungkin telah termakan rumor tersebut. Sebelum Anda menghindari buah yang lezat dan bergizi ini selama sembilan bulan ke depan, inilah fakta mengonsumsi nanas bagi ibu hamil yang Okezone lansir dari Healthline.



Nanas adalah pilihan yang aman dan sehat selama masa kehamilan. Banyak orang mengatakan hindari buah ini karena dapat menyebabkan keguguran dini. Tetapi ini merupakan mitos belaka. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa nanas berbahaya dikonsumsi selama kehamilan. Desas-desus informasi tentang mengonsumsi nanas bagi ibu hamil ini murni bersifat anekdot.

Nanas mengandung bromelain (obat yang biasa digunakan untuk peradangan). Bromelain biasanya berbentuk tablet, bromelain yang berbentuk tablet inilah yang tidak direkomendasikan untuk digunakan selama masa kehamilan. Mereka dapat memecah protein dalam tubuh dan menyebabkan pendarahan abnormal.

Tetapi jumlah bromelain dalam satu porsi nanas tidak akan mempengaruhi kehamilan Anda, apalagi sampai menyebabkan keguguran. Bahkan, untuk mendapatkan efek yang sama dengan tablet bromelain, Anda harus mengonsumsi 7 hingga 10 nanas segar sekaligus. Intinya adalah mengonsumsi nanas dengan asupan normal tidak akan mempengaruhi kehamilan Anda.

Terkecuali jika anda memiliki perut yang sensitif, rasa asam dari buah nanas dapat menyebabkan rasa mulas. Jika Anda mengalami reaksi kulit gatal, bengkak di mulut, hidung tersumbat, dan sesak napas. Reaksi tersebut merupakan tanda-tanda alergi nanas. Segera konsultasi ke dokter untuk informasi yang lebih lanjut dan mendapatkan penanganan medis yang lebih tepat.


Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.