Ragam Masalah Kulit yang Mungkin Dapat Terjadi Jika Kamu Kurang Tidur

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sudah tahu kan kalau idealnya orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 8 jam setiap harinya? Namun, pekerjaan yang menumpuk dan binge-watch kenyataannya malah sering membuat kita sulit untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup. 




Padahal, kurangnya waktu tidur bisa mendatangkan berbagai dampak buruk bagi tubuh, lho! Dan tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh saja, kulit pun bisa terkena imbasnya. Kalau kamu tak ingin berbagai masalah kulit di bawah ini terjadi, yuk mulai benahi pola tidur!
Penuaan Dini

Sebagian dari kamu mungkin belum tahu bahwa kurangnya waktu tidur dapat menyebabkan penuaan dini. Efek ini masih berhubungan dengan meningkatnya kadar kortisol pada tubuh. Dalam kadar yang tinggi, hormon ini dapat merusak kolagen dan elastin pada kulit. Akibatnya, kulit pun akan lebih cepat mengalami tanda-tanda penuaan. Misalnya saja kulit mudah kendur, tampak keriput, serta berkurangnya elastisitas kulit.

1. Kulit Kusam

Kurang tidur dapat menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat. Hormon ini dapat memicu terjadinya inflamasi yang akan merusak protein yang menjaga kulit tetap lembut dan bercahaya. Selain itu, kurang istirahat juga menyebabkan aliran darah dan oksigen pada tubuh menjadi tidak lancar. Akibatnya, kulit akan terlihat ashy dan kusam.

2. Dark Circle

Jika begadang semalaman saja sudah sukses mendatangkan dark circle, bagaimana kalau kamu melakukannya selama berhari-hari? Saat tubuh kurang tidur, pembuluh darah pada area bawah mata akan melebar. Nah, karena kulit pada sekitar mata tergolong tipis, pembuluh darah yang melebar ini akan tampak dan menyebabkan dark circle. Selain itu, kadar air kulit yang berkurang juga membuat dark circle dan kantung mata semakin terlihat jelas. Jika hal ini terjadi, kamu bisa meredakan efeknya dengan mengompres mata menggunakan kantung teh atau es batu. Tapi, cara ini tak akan langsung mendatangkan hasil yang instan, ya! kamu perlu melakukannya secara rutin sambil tetap membenahi jam tidur.

3. Kulit Kering

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kurang tidur dapat meningkatkan inflamasi pada kulit. Lama-kelamaan, hal ini dapat merusak fungsi skin barrier, yakni lapisan kulit yang berfungsi mengikat cairan pada kulit. Akibatnya, kulit akan mudah mengalami kekeringan dan dehidrasi. Untuk mencegah terjadinya hal ini, pastikan kamu menggunakan pelembap yang mampu menghidrasi kulit dengan baik.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
3. Breakout

Saat tidur terlalu larut, kamu mungkin menyadari bahwa kulit wajah memproduksi lebih banyak sebum. Produksi sebum yang lebih banyak disebabkan oleh hormon kortisol yang meningkat saat kamu kekurangan tidur. Dengan meningkatnya sebum yang diproduksi, risiko penyumbatan pori-pori dan pembentukan jerawat baru pun akan semakin besar. Nah, jika tak ingin kelima masalah kulit ini mampir ke wajah kamu, cukupi kebutuhan tubuh untuk mendapatkan istirahat dengan tidur selama 8 jam setiap hari.

Sumber:vemale

No comments

Powered by Blogger.