TKI Asal Cianjur Disekap Majikan di Yordania dan Tak Digaji 15 Tahun

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kasus kekerasan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) seperti tak ada habisnya. Seorang TKI asal Cianjur, Jawa Barat (Jabar), disekap majikannya di Yordania selama 15 tahun. Dia tidak boleh berkomunikasi dengan orang lain dan tidak mendapatkan gaji.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

TKI bernama Anah binti Adis (37), warga Cisuba, Desa Muara Cikadu, Kecamatan Sindang Barang, Kabupaten ianjur, mengaku bekerja selama 15 tahun di rumah majikan yang sama, Basmah Abdul Fatah di Yordania. Dia berharap mendapatkan kehidupan yang layak dengan bekerja di Timur Tengah. Namun, selama di negeri itu pula, majikannya justru hanya merasakan penderitaan.

Selain disekap di rumah majikan dan tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan orang lain dan keluarga, Anah juga tidak mendapatkan haknya selama 15 tahun. Kondisi ini membuat Anah berusaha kabur dari rumah majikannya. Akhirnya enam bulan yang lalu, Anah berhasil keluar dan tinggal di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Anah yang diduga berangkat tidak sesuai prosedur resmi ke Timur Tengah, hingga saat ini kebingungan untuk menuntut haknya bekerja yang tidak dibayar oleh majikan. Bersama keluarganya, Anah berusaha mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Cianjur untuk mendapatkan solusi.

“Gaji adik saya sepeser pun tidak dibayar oleh majikannya selama bekerja di Yordania,” kata Lina Marlina, kakak Anah saat ditemui di Kantor Disnakertrans Cianjur, Kamis (9/8/2018).

Setelah berkonsultasi dan mendapatkan rekomendasi, Anah bersama keluarganya berencana ke Kantor Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri di Jakarta untuk meminta bantuan penanganan kasus itu. Keluarga bertekad untuk memperjuangkan agar Anah mendapatkan haknya dari majikan.

“Kami nggak bakalan menyerah, mau terus aja berjuang aja supaya adik saya mendapatkan haknya. Karena masalah ini, saat ini kondisi adik saya agak kurang sehat, masih murung, dan nggak bisa berkomunikasi dengan baik,” kata Lina Marlina.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Sementara Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Pemkab Cianjur, Rizky Adi Hikmat mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga TKI atas nama Anah Bin Adis yang tidak mendapatkan gaji selama 15 tahun bekerja di Yordania. Setelah melakukan pengecekan, ternyata Anah tidak terdaftar sebagai TKI resmi.

“Namun, sebagai bentuk perlindungan kepada TKI, karena ini kaitannya dengan luar negeri, majikannya di Yordania, kami memfasilitasi TKI dan keluarganya untuk mendapatkan penjelasan dari BHI Kementerian Luar Negeri dan membantu memproses gaji yang belum dibayarkan tersebut,” kata Rizky.

Sumber:inews

No comments

Powered by Blogger.