TKW Asal Serang Meninggal di Suriah, KBRI Damaskus Tangani Jenazah dan Hak Almarhumah

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
 
Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Serang, Rosmawati bin Madarsa meninggal dunia setelah jatuh dari lantai dua bangunan penampungan agen TKI di Damaskus, Suriah pada 19 Agustus lalu. Berdasarkan keterangan saksi, Rosmawati mencoba melarikan diri dari kain yang disambungkan, namun kain itu putus dan almarhumah terjatuh.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
KBRI Damaskus yang memperoleh informasi mengenai insiden itu segera mengirimkan stafnya ke TKP.

“Segera setelah memperoleh informasi tersebut KBRI mengirimkan staf ke TKP dan langsung memantau proses autopsi,” kata Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Damaskus, Makhya Suminar dalam keterangan pers yang dilansir dari okezone, Jumat (24/8/2018).

“Kami sudah memberitahukan keluarga. Saat ini kami sedang mengurusi administrasi pemulangan jenazah serta kemungkinan hak-hak yang belum diberikan”, tambahnya.

Almarhumah Rosmawati diketahui berasal dari Serang, namun meninggalkan Indonesia untuk menjadi TKW melalui Bandara Juanda, Surabaya, pada 6 Desember 2017. Di paspor almarhumah masih tertera visa resmi bekerja di Uni Emirat Arab (UEA) yang masih berlaku hingga 20 Februari 2020.

Masih didalami penyebab almarhumah berpindah dari UEA ke Suriah. Almarhumah tiba di Suriah pada 6 Juni 2018. Saat terjadinya peristiwa tersebut almarhumah masih berada di penampungan dan belum sempat bekerja. Almarhumah dikirimkan ke luar negeri oleh sebuah perusahaan pengerah tenaga kerja yang berkantor di Jakarta Timur.

“Almarhumah masih dalam periode kontrak pertama 2 tahun. Karena itu kami sudah meminta pertanggungjawaban perusahaan pengirim, khususnya untuk pembiayaan pemulangan jenazah. Bersama Polri kami juga masih mendalami jika terdapat indikasi perdagangan manusia dalam kasus ini”, ujar Tony Wibawa, Kasubdit Kawasan 4 Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu yang menangani kasus ini.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore
 
Saat Pemerintah menetapkan moratorium akibat situasi keamanan di Suriah pada 2011, tercatat jumlah TKW di Suriah sebanyak 12.572 orang. Sejak saat itu, Kemlu dan KBRI Damaskus sudah memulangkan lebih dari 14 ribu TKW.

Itu berarti ada perusahaan dan oknum yang masih mengirimkan TKW ke Suriah pasca ditetapkannya moratorium. Dari puluhan TKW bermasalah yang menghuni penampungan KBRI Damaskus, hampir seluruhnya adalah TKW nonprosedural/ilegal yang masuk pasca moratorium. 

Sumber:Okezone

No comments

Powered by Blogger.