Berkunjung ke Hong Kong, Wamenlu Bahas Kenaikan Gaji dan Kesejahteraan TKI

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Wakil Menteri Luar Negeri, Duta Besar A.M. Fachir melakukan pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong, Dr. Law Chi-Kong di Hong Kong pada Senin, 3 September. Dalam pertemuan itu, Wamenlu Fachir membahas beberapa hal terkait kesejahteraan dan keamanan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Wamenlu yang didampingi oleh Konjen RI Hong Kong dan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Hong Kong yang telah menjadi tuan rumah yang sangat baik bagi TKI. Perlindungan dan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Hong Kong bagi para pekerja migran telah menjadikan daerah itu sebagai salah satu destinasi favorit dan terbaik bagi TKI.

Namun, Wamenlu juga menyampaikan perhatian Pemerintah Indonesia terkait masalah kesejahteraan para TKI di Hong Kong.

“Saya juga bermaksud menyampaikan suara hati para pekerja migran kami disini, terkait kenaikan gaji. Kami berharap Pemerintah Hong Kong bisa mengupayakan kenaikan gaji bagi TKI”, demikian disampaikan Wamenlu Fachir.

Permintaan itu disambut baik oleh Menaker Hong Kong yang mengungkapkan bahwa pemerintahnya telah mengkaji upaya kenakan gaji untuk para pekerja migran dengan memperhitungkan berbagai faktor ekonomi. Dr. Law Chi-Kong mengatakan, dalam 1-2 bulan ke depan, Pemerintah Hong Kong akan mengumumkan kenaikan gaji Pekerja Migran di Hong Kong.

Hal lain yang diangkat Wamenlu Fachir adalah terkait dibukanya peluang kerja caregiver bagi TKI.

Disampaikan Wamenlu, Indonesia siap bekerjasama dengan Pemerintah Hong Kong untuk mengirimkan tenaga caregiver untuk membantu pemerintah Hong Kong memenuhi kebutuhan caregiver bagi kaum lansia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Tenaga Kerja menyampaikan bahwa pihaknya masih mengkaji kemungkinan tersebut, dan sampaikan indikasi dibukanya peluang kerja caregiver bagi TKI yang sudah berada di Hong Kong.

“Nantinya Pemerintah Hong Kong akan memberikan kesempatan pelatihan gratis bagi TKI di Hong Kong, dan apabila mereka telah memiliki sertifikat, mereka berkesempatan bekerja di Panti Jompo yang ada di Hong Kong”, ungkapnya.

Persoalan hutang-piutang yang melanda TKI juga telah menjadi perhatian Pemerintah Hong Kong. Pemerintah Hong Kong berharap ke depannya dapat dibentuk atau ditunjuk suatu lembaga keuangan resmi yang berfungsi memberikan pinjaman bagi para pekerja migran di Hong Kong. Wamenlu Fachir mengungkapkan bahwa hal tersebut juga menjadi perhatian besar Pemerintah Indonesia, sehingga Wamenlu juga telah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Bank BUMN di Hong Kong yang dapat memberikan pinjaman bagi para TKI.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Di akhir pertemuan, Wamenlu Fachir menyambut baik rencana kunjungan Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong ke Indonesia di akhir 2018. Law Chi-Kong berencana menemui mitra kerjanya di Indonesia, baik Kemenaker maupun BNP2TKI untuk membahas hal-hal terkait upaya perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong.

Sumber:okezone

No comments

Powered by Blogger.