Jenazah TKI Rosmawati Tiba di Serang Sore Ini

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atas nama Rosmawati Binti Madarsa Buhari, yang bekerja di Suriah akan tiba di rumah duka di Serang, Rabu (12/9) sore ini.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Rosmawati merupakan, warga Kampung Pulo, RT01/RW01 Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, meninggal di Suriah pada tanggal 20 Agustus 2018 lalu akibat terjatuh dari lantai dua rumah majikannya.

Ketua DPW Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Provinsi Banten Maftuh Hafi Salim kepada SP, Rabu (12/9) siang menjelaskan, berdasarkan informasi dari KBRI Suriah, Rosmawati meninggal akibat terjatuh dari lantai dua rumah majikannya, ketika berusaha melarikan diri dengan menggunakan kain selendang.

“Kain selendang itu digunakan sebagai alat bantu untuk turun sampai ke tanah. Namun, kain selendang itu terputus, Rosmawati pun terjatuh dan kepalanya membentur batu. Nyawanya tidak bisa diselamatkan karena terlalu banyak darah keluar dari kepalanya,” ujar Maftuh.

Maftuh menjelaskan, suami korban, Aminudin ketika mendapat kabar tesebut langsung membuat surat permohonan pemulangan jenazah pada tanggal 22 Agustus 2018 lalu.

Surat tersebut ditujukan kepada KBRI Suriah, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, BNP2TKI, BP3TKI Serang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Serang, guna memproses kepulangan jenazah almarhumah Rosmawati ke Indonesia agar jenazah korban bisa dikebumikan di kampung halaman.

Maftuh mengatakan, berdasarkan informasi dari KBRI Suriah, sebelum dipulangkan ke Indonesia, jenazah korban Rosmawati disimpan di RS Suriah.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Kami mendapat informasi dari KBRI Suriah bahwa hasil otopsi korban menunjukkan, kepala korban pecah di bagian otaknya, sehingga mengeluarkan darah terlalu banyak dan nyawanya tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.

Maftuh lebih lanjut menjelaskan, korban berangkat ke Suriah sekitar akhir tahun 2017 dan baru delapan bulan bekerja di Suriah.

Sumber:beritasatu

No comments

Powered by Blogger.