Mengidap Kanker Payudara, TKW Asal Purwodadi Dipulangkan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI)  bernama Supiyah Taslim, Minggu (11/9)
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Perempuan kelahiran 1965 ini dipulangkan karena dua tahun belakangan mengidap kanker payudara.

Supiyah sendiri telah telah bekerja 24 tahun pada satu keluarga Saudi di Provinsi Jizan yang berjarak sekitar 700 kilometer dari KJRI Jeddah.

Kepada Tim Pelindungan KJRI saat mengunjunginya di rumah majikan, Supiyah menuturkan, dirinya telah beberapa kali menjalani perawatan dari Rumah Sakit Umum (RSU) King Fahd, Jizan, atas tanggungan majikan, namun kondisinya tak kunjung membaik.

"Pertengahan Agustus lalu, dia mengeluh sakit di dada. Katanya ada benjolan.  Selanjutnya Supiyah dibawa majikan ke rumah sakit. Rumah sakit mengambil tindakan operasi untuk mengangkat kankernya," ujar Safaat Ghofur, Pelaksana Fungsi Konsuler (PFK)-1 yang merangkap Koordinator Pelindungan Warga (KPW) / keterangannya diterima AKURAT.CO, Jakarta, Rabu (12/9).

Safaat menambahkan, pascaoperasi, Supiyah seharusnya menjalani tindakan medis lanjutan berupa kemoterapi di rumah sakit tersebut, sehingga ikhtiar pengobatannya berjalan tuntas.

Namun, supiyah memilih meninggalkan rumah sakit dan meminta segera  dipulangkan ke Tanah Air.

Pada tanggal 8-9 September 2018, Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, kembali mengutus Tim Perlindungan untuk mengecek kondisi Supiah guna memastikan kesiapan dirinya pulang ke Tanah Air sekaligus meyelesaikan perlengkapan perjalanan yang diperlukan, antara lain exit permit, medical information (medif) dan obat-obatan dari rumah sakit.

Konjen Hery dalam setiap kesempatan juga mengimbau warga agar memanfaatkan cuti yang diberikan majikan untuk pulang menjenguk keluarga di kampung halaman.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

"Jangan hanya karena merasa betah, senang, merasa tercukupi, terus lupa keluarga di kampung. Jangan menunggu tua dan sakit-sakitan, baru minta pulang. Ingat, bagaimanapun senangnya hidup di negeri orang, masih lebih senang hidup di negeri sendiri bersama keluarga," tegas Konjen.

Karena kondisinya yang masih lemah, perempuan asal Grobokan, Purwodadi, Jawa Tengah ini dipulangkan dengan menggunakan kursi roda, didamping oleh seorang staf dari KJRI Jeddah.

Sumber:akurat

No comments

Powered by Blogger.