Penyalur Tenaga Kerja Gadungan Ditangkap setelah Tipu Mantan TKI

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Polres Bantul, DI Yogyakarta, menangkap seorang warga Magelang, Jawa Tengah, atas kasus penipuan. Amirudin melakukan penipuan dengan mengaku sebagai petugas penyalur tenaga kerja imigran.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Kepala Bagian Operasional Polres Bantul Kompol Donny Zuliyanto menjelaskan Amirudin mendatangi rumah korban, Sholihah, di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, pada 5 September 2018. Amirudin bermaksud menawarkan pekerjaan pada Sholihah.

"Dia mengaku sebagai petugas tanpa menunjukkan surat atau kartu sebagai bukti," kata Donny di Polres Bantul, Jumat, 21 September 2018.

Amirudun menjanjikan pekerjaan pada Sholihah untuk mengemas alat kesehatan. Sholihah diiming-imingi upah Rp750 ribu per pekan. Namun, Sholihah harus menyerahkan bukti kartu tanda bekerja luar negeri, uang senilai 1.500 Real atau kurang lebih Rp5,4 juta, serta harta hasil bekerja sebelumnya sebagai TKI.

Sholihah teperdaya dan menyerahkan syarat-syarat tersebut. Hari berganti, Amirudin tak kunjung kembali ke rumah Sholihah.

Merasa ditipu, Sholihah melapor ke Polres Bantul. Beberapa hari kemudian, polisi membekuk Amirudin.

Kepala Urusan Bina Operasional Reserse Kriminal Polres Bantul, Iptu Muji Suharjo telah menyita sejumlah barang bukti dalam kasus itu. Seperti empat buah gawai, satu unit sepeda motor, sebuah kartu tenaga kerja luar negeri milik korban, serta lima buah pelat nomor sepeda motor (AA 5313 XK; AA 3568 YN; AB 5245 XE; H 5364 RC; dan AA 562 CV).

"Pelaku mengganti sepeda motor sesuai daerah operasi. Ini supaya terlihat meyakinkan kendaraan dengan pelat nomor kendaraan setempat," kata dia.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

Muji mengatakan sudah memeriksa lima saksi dalam kasus itu. Polisi menjerat Amirudin dengan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman empat tahun pidana. "Kami masih mengembangkan kasus ini," kata Muji.

Sementara, Amirudin mengaku sengaja mencari mantan TKI Arab Saudi. Menurut dia, mereka lebih bisa untuk dikelabuhi. "(Calon korban) cari-cari, nanya-nanya siap yang pernah bekerja di Arab Saudi," akunya. 

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.