Terdampar di Irak TKW Asal Indramayu Minta Dipulangkan

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Seorang Tenaga Kerja Wanita  (TKW) asal Indramayu, Jawa Barat, Titin Umiyati  yang  terdampar di Irak meminta pertolongan pemerintah  segera memulangkan ke Indonesia.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

“Sambil menangis,  Titin Umiyati mengadukan permasalahannya ke Saya melalui WhatsApp agar  meneruskan ke pemerintah di Jakarta,” kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih, Sabtu  (22/9/18).

Juwarih mengatakan, Titin Umiyati warga  Blok Karanganyar, RT.014/ RW.03, Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu minta dipulangkan,  karena sudah dua bulan tidak lagi bekerja setelah memutuskan meninggalkan rumah majikannya.

“Tolong bantu Saya agar bisa pulang. Saya sudah tidak punya apa-apa lagi, sudah 2 bulan tidak kerja dan sekarang bertahan hidup mengharap belas kasihan  teman Saya dari Bandung,” ucap Juwarih, menirukan ucapan Titin Umiyati.

Kata Juwarih, pada awalnya Titin sampai ke Irak direkrut sponsor bernama As, warga Arjawinangun, Cirebon, Jawa Barat melalui medsos Face Book dengan diiming-iming akan dipekerjakan ke Turki dengan gaji 700 dolar AS per bulan.

Titin Umiyati kebetulan melihatnya dan berminat. Pada 7 November 2017, Titin Umiyati   dibawa As ke Jakarta dikenalkan dengan Wawan untuk diproses sebagai calon TKI ke Turki. Setelah menunggu satu minggu di penampungan,  Titin Umiyati bersama temannya dibawa Wawan  ke Surabaya, melalui Bandara Soekarno-Hatta  pada (15/11/2017).

“Dari Bandara Juanda, kedua TKW tersebut diantar  Yasin ke Malaysia dan transit di Qatar guna melanjutkan ke Turki,” ungkap Juwarih.

Setibanya di Turki, Titin Umiyati dijemput  perwakilan  Agency Farmoo Manpower Co. Ltd. Oleh pihak agency  pada 26 November 2017 dibawa ke Erbil Kurdistan, Irak.  Sepuluh bulan bekerja di Irak, Titin Umiyati mulai merasakan tidak betah bekerja,  sehingga sempat lima kali ganti majikan. “Terakhir kerja selama 3 bulan pada majikan bernama Kar dan istrinya bernama Ais. Karena sering diperlakukan tidak manusiawi Titin Umiyati memilih  kabur dari rumah majikan,” katanya.
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Dari majikan pertama sampai di majikan terakhir Titin Umiyati mengaku selalu diperlakukan kasar,  layaknya budak oleh majikannya. Pernah  mengadu ke Agency,  Titin Umiyati malah dicaci-maki dan  dipukul serta dipekerjakan lagi,” papar Juwarih

Setelah menerima aduan dari korban, pihaknya akan meneruskan pengaduan ke Kementerian Luar Negeri, agar Titin secepatnya mendapat  perlindungan dari perwakilan pemerintah di Irak.  “Semoga KBRI di Baghdad  tanggap menangani permasalahan TKI asal Indramayu ini,” pungkasnya.

Sumber:poskotanews

No comments

Powered by Blogger.