TKW Asal Situbondo, Terancam Hukuman Mati di Abu Dhabi

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Anita, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kampung Ranurejo, Desa Sumberanyar,  Kecamatan Banyuputih,  Situbondo Jawa Timur, terancam hukuman di Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA), karena diduga menjadi  penyebab  meninggalnya anak majikannya.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Saat ini, TKW berusia 27 tahunan itu masih menjalani proses hukum di pengadilan Kota Abu Dhabi Uni Emirat Arab (EUA), dengan tuduhan menjadi penyebab jatuhnya anak majikannya, yakni jatuh  dari lantai empat  rumah majikannya.

Konon, anak majikan Anita yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT)  itu,  menghembuskan nafas terakhirnya, setelah  sempat menjalani perawatan secara intensif di salah satu Rumah Sakit di Kota Abu Dhabi,  Uni Emirat Arab (EUA).

Tolak Adi Susanto (47), orang tua Anita mengatakan, jika  Anita, anaknya  sejak tiga tahun yang lalu  bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Abu Dhabi. Saat ini,  sedang menjalani proses hukum di Abu Dhabi, dengan tuduhan menjadi penyebab meninggalnya anak majikannya.

”Namun, hingga  kini, belum diketahui hukuman apa yang akan di jatuhkan kepada  Anita  oleh pemerintah Abu Dhabi. Padahal Anita suah menjalani proses hukum selama 2 tahun di pengadilan Abu Dhabi, dengan tuduhan menjadi penyebab meninggalnya  anak majikannya, ”kata Tolak Adi Susanto, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, dirinya  bersama keluarga mengetahui proses sidang yang dijalani oleh anaknya itu belum selesa, karena setiap Anita menjalani proses sidang dikabari langsung oleh pihak  kedutaan  Indonesia di Abu Dhabi Unit Emirat Arab (EUA).
https://line.me/R/ti/p/%40holidaystore

“Karena hingga kini, proses yang sidang yang dijalani oleh Anita belum selesai di pengadilan Abu Dhabi, saya berharap kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Situbondo, untuk membantu proses hukum yang sedang di jalani oleh anaknya di pengadilan  Abu Dhabi, ” pungkasnya.

Sumber:reportasenews

No comments

Powered by Blogger.